Monday, February 27, 2012

Liburan Ke Bali

Hallo blogspot..

Setelah sekian lama sebenarnya saya pengen banget nulis di blog ini. Dan akhirnya saya bisa juga nulis di blog ini. hehe.

Seperti janji saya, saya akan membahas tetntang liburan saya bersama teman-teman. Dan ini sungguh menjadi liburan saya yang sangat menakjubkan saudara-saudara. heheh.

Oke, jadi sebenernya ini merupakan liburan mendadak. Berawal dari omongan ngawur saya (atau mungkin bisa dibilang ide gila) pada saat ngumpul-ngumpul tengah malam di basecamp. Tiba-tiba saya terlintas pikiran untuk liburan ke Bali, tapi secara Backpaker. Dan ternyata teman-teman sayapun merespon dengan positif omongan ngawur saya. hehehe.

Akhirnya sayapun mencoba untuk browsing di internet tentang backpaker ke Bali. Dan ternyata banyak sekali artikel tentang backpeker ke Bali. Namun, yang cukup di sayangkan artikel mereka itu sudah cukup lama. Jadi, sayapun tak bisa memastikan berapa budged yang pas untuk backpeker ke Bali. Tapi, dengan bermodalkan tekad dan nekad. Akhirnya sayapun tetap memutuskan untuk berangkat ke Bali.

Saya ingin bercerita sedikit kejadian sebelum kepergian saya. Sangat di sayangkan juga ternyata. Niat dari awal yang ingin backpeker ternyata gagal pemirsah. Ini di sebabkan perjalanan awal yang seharusnya menaiki kereta ekonomi namun harus menjadi naik ke kereta bisnis (over budged). Semangat backpaker saya pun sedikit memudar. Namun, berhubung tiket sudah di beli oleh teman saya. Jadi apa boleh buat.

Alasan teman saya membeli tiket bisnis karena dia bilang tiket ekonomi habis semua. Padahal ada teman saya menaiki kereta 'Progo' dari pasar senen itu mendapatkan tiket. Terus apanya yang habis? Lantas saya pun tercengan mendengar cerita dari teman saya kalau dia bisa pergi menaiki kereta ekonomi. Padahal dia membeli tiket di hari yang sama dengan teman saya. Sebenernya saya sendiripun masih tidak mengerti kenapa teman saya membeli tiket bisnis. Apa dia ga mau naik kereta ekonomi karena gerah? atau karena dia banyak duit? atau juga dia gak ngerti dengan apa itu backpeker? tapi sudahlah semuanya sudah terjadi. Dan saya juga gak mau mempermasalahkan ini lebih lanjut. Tapi jujur rasa kesel masih ada sampai sekarang. Pelajaran penting untuk teman-teman yang ingin backpeker. Carilah teman yang sekiranya bisa di ajak untuk backpeker. Kalau memilih teman yang salah maka akan buyar semua rencana awal. hehe.

Oke. Tanggal 16 Febuari saya memulai perjalanan saya. Ingat bukan backpeker. Ini jalan-jalan biasa saja. Hehe ;p. Memulai perjalanan dari St Pasar Senen menaiki kereta bisnis Gajah Wong jurusan Jogja sekitar pukul 07:45. Lalu, sampai di St Tugu Jogja sekitar pukul 16:45. Berarti -/+ 10 Jam perjalanan menuju Jogja. Sampai di Jogja saya pun langsung bergegas menuju St Lempuyangan Jogja untuk membeli tiket menuju Banyuwangi besok pagi. Setelah tiket sudah di tangan. Sayapun langsung jalan-jalan di sekitar Malioboro dan pada akhirnya bermalam di Home Stay Muhammadiyah Jogja (berhubung teman saya keluarganya orang Muhammadiyah). Sampai di Home Staypun saya tidak lantas hanya berdiam diri di sana. Namu, sayapun ga mau ketinggalan untuk jalan-jalan mengelilingi kota Jogja. Tujuan saya ke Alun-alun selatan kota Jogja. Sebenernya saya penasaran dengan mitos beringin kembar. Teman-teman tau sendiri kan apa itu mitosnya? Ya, saya pun ikut untuk mencobanya. Ternyata mitos itu benar. Di percobaan pertama saya tidak bisa untuk berjalan lurus melewati kedua pohon tersebut. Tapi jangan menyerah. Saya dan yang lainpun mencoba lagi. Tapi di percobaan kedua ini saya berhasil melewati di antara dua beringin tersebut. Sementara teman saya tidak berhasil. Entah kenapa. Mungkin karena nasib saya sedang bagus saat itu. hehe. Waktu pun sudah semakin larut. Akhirnya saya kembali ke Home Stay dengan becak.

Setelah pagi menjelang. Saya beserta yang lainpun bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Ya, tepat pukul 7:30 kereta sayapun melaju menuju Banyuwangi dari St Lempuyangan. Sekitar pukul 21:30 saya tiba di St Banyuwangi. Ga pake lama langsung melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan ketapang. Cukup jalan kaki saja dari stasiun soalnya cukup dekat. Tiba di pelabuhan. Membeli tiket kapal seharga 6000 saja bisa menyebrang menggunakan Feri. Pukul 22:00 Feri pun bergerak menuju pelabuhan Gilimanuk, Bali. Penyebrangan di malam hari tidak lama. -/+ 1 Jam perjalanan saya sudah sampai di pelabuhan Gilimanuk, Bali. Yees, akhirnya sampai juga di Bali. Kata yang saya kata kan di dalam hati. Hehe.

Lanjut dari Pelabuhan Gilimanuk. Saya dan teman-teman mencari bis menuju Denpasar. Perjalanan menggunakan bis yang seharusnya bisa 25000 tapi saya membayar dengan harga 30000. Sebenernya ini harga yang mahal, tapi berhubung sudah malam jadi ya apa boleh buat. 3 Jam perjalanan menuju Terminal Ubung, Denpasar. Yap, satu lagi perjuangan kita. Soalnya kita harus menuju Jimbaran untuk menuju rumah singgah. Beruntung kami mendapatkan rumah singgah gratis. Hehe. Sekitar pukul 4:30 WIT sayapun sampai di Jimbaran dengan menyawa angkot 35000/orang. Setelah sampai di rumah. Saya dan yang lain langsung beberes pakaian dan istirahat sebelum melanjutkan jalan-jalan di Bali. Heheh.

Jadi, biaya perjalanan saya menuju Bali mengeluarkan uang sekitar:
Harga tiket kereta bisnis Gajah Wong: 125.000 (Kalau menaiki kereta Ekonomi 'Progo' sekitar 35.000)
Harga tiket kereta Sri Tanjung: 30.000
Nyebrang Feri: 6.000
Bis menuju Terminal Ubung: 30.000
Nyewa Angkot samapai ke Jimbaran: 35.000
Total biaya perjalanan: 226.000
Tapi, itu belum termasuk makan dan jalan-jalan di Jogja loh ya. Heheh

Oke untuk sementara segitu dulu yang saya share. Selebihnya nanti saya update lagi tentang jalan-jalan di Bali dan perjalanan pulang yang lebih mengesankan daripada perjalanan pergi. hehe.

Monday, January 30, 2012

Celoteh Tengah Malam

Hallo Blogspot..
Sudah lama sekali saya tidak menulis disini. Ini dikarenakan saya yang sibuk dengan jadwal kuliah dan tugas-tugas yang numpuk di kampus (maklum masih baru-baru jadi mahaswa). Selain itu sebenerya saya juga sudah kangen banget untuk menulis. Makanya selagi ada waktu untuk menulis, maka sekarang ga saya sia-siain kesempatan ini. Hehe.

Kali ini saya gak nulis tentang yang galau-galau atau tentang cinta-cintaan. Tapi kali ini saya akan coba menulis tentang kuliah dan liburan saya di Bogor (kota yang penuh dengan kenangaan ini) hehe.

Enam bulan menjadi mahasiswa teryata sungguh menyenangkan ya. Selain banyak teman-teman baru. Pelajaran baru. Serta pengalaman-pengalaman baru yang pastinya belum saya dapat sebelumnya. Semuanya menyenangkan. Dan benar apa kata orang-orang bijak bilang "kalau pekerjaan dilakukan dengan senang hati, maka akan terasa ringan". Meskipun tugas-tugas kuliah banyak, tapi saya mengerjakannya dengan enjoy dan merasa tak terbebani. Ini dikarenakan saya senang dengan tugas-tugas yang saya kerjai (walaupun ga semua tugas saya suka sih, ada lah beberapa yang bikin males) hehe.

Sekarang saya udah libur kuliah. Maka dari itu saya memilih untuk beristirahat sejenak dari kepenatan urusan kampus. Selain itu juga sambil nunggu pengumuman hasil UAS. Dan semoga saja dari hasil UAS kemaren saya bisa mendapatkan minimal IP 3. Amin ya Allah. Hehe.

Segitu dulu aja deh yah blogspot. Sebenernya masih banyak lagi rencana saya liburan sama teman-teman. Tapi kalau di omongin sekarang gak seru juga ya. Nanti aja kalau sudah terealisasikan baru saya tulis penuh tentang liburan saya. Hehe.

Oiya maaf ya kalau agak acak-acakan layoutnya, maklum nulis dari handphone. Hehe.
Salam--

Tuesday, November 15, 2011

Potret

Sebelumnya izinkan saya untuk mengupdate sedikit hasil dari karya saya. Bukan bermaksud pamer. Tapi sebenernya ini cuma iseng-iseng aja ngisi waktu kosong saya sebelum beraktivitas kembali menuju Ibukota Jakarta. Hehe.

(kayu kering yang hidup sebatang kara, di tengah2 rerumputan yang hijau. Sungguh kasihan sekali nasib batangkayu ini ya? hehe :D.)

(Ini foto diambil di Kebun Raya Bogor. Kupu-kupu, dan bunga. Indah bukan? hehe.)



(hight speed tehnik. Foto 2 speedboat membelah ombak pantai Ancol)

(slow speed teknik. Seorang pedagang asongan yang sedang mencari nafkah di pinggiran jalan kota Bogor)


(tehnik panning. Seorang bapak-bapak yang sedang serius mengendarai motornya)

(hyper vocalfocus tehnik. Foto istana Bogor yang sangat megah di ambil dari dalam Kebun Raya Bogor. Sungguh luar biasa bukan? :D)

Untuk sementara segini dulu foto yang saya upload. Sebenernya masih banyak lagi yang lain. Tapi waktu juga yang harus memisahkankita. (so sibuk) hehe :p. Pokoknya, nanti kalau ada kesempatan pasti saya edit artikel ini. Hehe :D.

Friday, November 11, 2011

11-11-11

Haloo 11-11-11 :)

Spesial nulis blog di hari sepesial. Hehe. Ya, sengaja memang saya meluangkan sedikit waktu saya untuk menulis blog dari kesibukan dan rentetan waktu bermain saya. Hehe.

Ini merupakan hari yang spesial untuk banyak orang di dunia, berhubung hari ini adalah tanggal 11, bulan 11, tahun 2011. Mungkin hari ini menjadi hari yang paling indah di tahun ini. Dikarenakan seluruh anggkanya terdiri dari angka 11 dan pastinya banyak sekali orang2 yang menjadikan hari ini sebagai momment indah mereka.

Hari yang spesial untuk orang lain tapi bukan berarti ini juga menjadi hari yang spesial untuk saya pribadi. Sebenernya ini bisa saja menjadi hari yang sangat spesial untuk saya, jika saja saat ini saya masih mempunyai kekasih (berhubung waktu itu tanggal jadian saya tanggal 11) hehe. Namun, spertinya hari ini adalah menjadi hari yang biasa-biasa saja untuk saya. Tak ada momment yang bisa diabadikan di tanggal ini. Tak ada kata 'happy 10th anniv' yang bisa di ucapkan. Yang ada hanya doa tulus. Doa untuk dia kembali. Dan doa agar dia dijodohkan untuk saya. Amin. Hehe.

Melupakan orang terkasih memang sulit. Bahkan hingga saat ini masih belum ada yang bisa menggantikannya. Meskipun sempat tersakiti, pasti orang yang kita cintai tetap saja baik di pandangan kita. Saya sendiri juga gak tau hati dia masih ada untuk saya atau nggak. Jika tidak, ya setidaknya semoga saja saya selalu ada dalam ingatannya. Hehe. Manusia memang tak ada yang sempurna. Aku dan dia pun demikian. Serta cerita kita dulu? Pastinya cerita kita tiada yang bisa gantikan. Sebegitu dalamnya sosok 'kamu' di dalam aku. Orang yang tidur satu kamar, satu kasur, bahkan satu bantalpun belum tentu bisa memiliki mimpi yang sama. Sama halnya seperti orang yang sudah pacaran sekian lama, belum tentu juga mereka berjodoh. Tapi kalau kata Anji di dalam salah satu judul lagunya sejauh ini "hatiku (berhenti) di kamu".

"#KepadaS Di dunia ini aku adalah orang yang sangat membutuhkanmu untuk aku cintai dan mewarnai hari-hariku".

Salam--

Thursday, October 13, 2011

Sebulan di Ibu Kota Jakarta

Sebulan berada di Ibu Kota Jakarta.

Udah lama juga saya gak nulis blog, sekitar 2 bulan lebih saya gak nulis di blog tercinta ini (maaf kalau agak lebay). Hehe. Mungkin ini disebabkan oleh kesibukan baru saya menjadi mahasiswa, jadi gak ada waktu buat nulis blog. Hehe.

Ya, kurang lebih sudah hampir satu bulan saya berada di Ibukota Jakarta. Pertama-tama pasti merasa asing berada di kota orang dengan orang-orang yang belum pernah saya jumpai sebelumnya. Tapi ini membuat saya belajar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Kalau biasanya saya kenalan dari temen ke temen baru (dikenalin). Kali ini saya harus benar-benar berkenalan dengan cara lebih aktif.

Cukup banyak hal-hal menyenangkan yang terjadi disini (mungkin karena baru, jadi yang ada ya seneng-seneng aja). Hehe. Teman-teman baru saya juga asik-asik. Mereka cepat akrab dengan saya dan saya juga cukup cepat akrab dengan mereka. Padahal saya merupakan salah satu orang yang sedikit pasif kalau berada di lingkungan baru, dan cenderung agak lama untuk beradaptasi.

Diantara teman-teman kelas saya, mungkin saya bisa dibilang paling muda diantara yang lainnya (meskipun ada juga beberapa yang seumuran, tapi itu hanya beberapa orang saja). Ini disebabkan karena saya mengambil kelas malam, jadi otomatis mayoritas penghuni kelas tersebut adalah para pekerja. Jadi, saran saya jika kalian ingin merasa muda, bergabunglah dengan mereka yang tua. Hehe :p.

Pokoknya banyak banget pengalaman baru dan seru yang saya dapat di kota Jakarta saat ini. Kota Jakarta yang jauh berbeda dengan yang dulu waktu kecil saya tinggali. Kalau dulu appartemen itu hanya beberapa saja, sekarang banyak sekali appartement di bangun dengan megah. Gedung-gedung tinggi, dan kemacetan kota yang tambah parah di saat jam2 kerja khususnya.

Untuk sementara segitu dulu aja yang saya share tentang sebulan di ibukota Jakarta. Soalnya mata juga udah mulai ngantuk, dan sekarang juga udah pagi. Hehe.

Salam--