Saturday, March 9, 2013

Kehendak

Awan..
Suatu karya Tuhan yang sangat mengagumkan
Menghiasi langit untuk memberikan keindahan
Tidak bisa dibayangkan, jika langit tanpa awan
Pasti tidak akan ada kombinasi warna yang menakjubkan
Awan tercipta untuk hujan
Dia tidak pernah menanyakan untuk apa air itu turun
Dia tidak pernah menanyakan mengapa air itu turun
Dan dia juga tidak pernah menanyakan berapa banyak air itu turun
Dia selalu rela mengikuti hukumnya
Air yang dia jatuhkan mengalir sampai ke daratan
Dibawanya air tersebut melalui aliran sungai menuju lautan
Sesampai di lautan air tersebutpun kembali menjadi awan
Terus dan menerus seperti itu
Awan memang sering terlihat bersama hujan, tapi
Apa mungkin jika awan tidak akan melepaskan hujan?
Lalu hujan..
Dia tercipta karena awan
Dia mahluk Tuhan yang setia menunggu awan
Padahal hanya untuk dijatuhkan
Indah rintiknya pun selalu saja disalahkan
Disaat musim penghujan, dia banyak menjadi perbincangan
Dikala kemaraupun, dia juga menjadi omongan banyak orang
Padahal sebenarnya hujan turun bukan untuk disalahkan
Dia memberikan kesejukan dalam rintiknya
Bagaimana jadinya jika hujan tak ada?
Tapi kenapa dia menjadi yang selalu disalahkan?
Begitu juga pelangi
Dia adalah karya Agung Tuhan yang tak perlu ditanyakan keindahannya
Banyak orang yang mengaguminya
Dia hadir disaat selepas rintik hujan jatuh
Tapi keindahannya hanya terlihat sementara
Dia tidak seindah awan yang selalu terlihat disaat apapun
Kenapa?
Matahari..
Ya mataharilah sumbernya
Semua terjadi karena peran serta Matahari
Jika tak ada Matahari, air tak akan menguap menjadi awan
Hujan yang turunpun tak akan berhenti
Lalu bias sinar pelangi tak akan hadir selepas hujan reda
Mataharilah yang menentukan kehendaknya

Friday, March 8, 2013

Cinta Bukan Kita

awal kita tidak pernah menyangka bahwa ini adalah cinta
datang secara tiba-tiba tanpa pernah kita sangka
untuk merasakan kehadiran tanda-tanda cinta itu ada
getarannya dapat terasa melalui tatapan mata

lalu, kita sama-sama meyakini bahwa ini adalah cinta
menjatuhkan sebuah rasa atas nama cinta
cinta yang pada kenyataannya bukan cinta
cinta yang hanya serupa cinta
cinta itu bukan kita
cinta itu hanya cukup sebatas aku dan kamu

Wednesday, March 6, 2013

Atas Nama Kamu (Antara Kesetiaan dan Kebodohan)

"Banyak orang yang berkata bahwa aku bodoh, tetapi itu kata mereka dan bukan kataku. Lagian bukankah cinta membuat manusia menjadi terlihat bodoh?
Atas nama kamu, aku melakukan hal yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu menunggumu.
Atas nama kamu, aku melakukan pernyataan yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu aku masih mencintaimu.
Atas nama kamu, aku mempertanyakan pertanyaan yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu masihkah kamu mencintaiku?"
Saya rasa diantara kalian juga pernah merasakan sulitnya untuk meninggalkan. Puisi diatas dibuat dan terinspirasi dari seseorang yang menolak untuk pergi dari hati, sesorang yang selalu membuat isi kepala seakan-akan selalu penuh oleh dirinya. Ya, hanya dirinya seorang.
Dan puisi ini.. Entah sampai kapan puisi ini akan berlaku.
"Atas nama kamu, kusimpan sedikit kenangan. Dan kupendam beribu mimpi harapan".
[Nov, 2012]