Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Tuesday, February 4, 2014

Seorang Lain

dimataku, kamu dapat lihat lebih mendalam, bahwa harusnya tak perlu ada ragu dalam hatimu.
dihatiku, kamu dapat rasakan lebih mendalam, bahwa tak ada seorang lain selain kamu.

dihatimu, aku dapat rasakan lebih mendalam, bahwa cintamu telah sampai kepada hatiku.
dimatamu, aku ingin lihat lebih mendalam, dan satu tanyaku, "apakah ada seorang lain selain aku?"

Friday, January 31, 2014

Teruntuk Kesetiaan

teruntuk kesetiaan:
kau tanam benih berupa cinta dalam diriku. ketika musim panen nanti, buah apa yang akan kau petik?

udara menyatukan nafas kita untuk menangkap sebuah cinta tanpa nama. disaat itu kesabaran mencoba menguji kita.

tetapi, sejauh mana kesabaran sanggup menguji kita. sedangkan lenganmu adalah jarum jam yang selalu melingkar dalam pelukku.

teruntuk kesetiaan:
selagi kesabaran menguji kita, kita memang seolah sedang mengelabui sunyi. sebab meski kita berada dalam keramaian, hanya sunyi yang dapat kita jumpai.

sebagai jarum jam, selalu kutunggu lenganmu untuk menentukan waktu musim panen yang tepat, meski itu berputar begitu lambat.

dan kubiarkan diriku menetap sebagai gelap yang akan mendekap hatimu dalam gelap.

teruntuk kesetiaan:
jika kau mau, kau dapat tetap hidup mengabadi dalam diriku, berikan cahaya! agar kau dan aku tahu, bahwa kesabaran kita akan berbuah air mata bahagia. setelah itu kita dapat memanennya secara bersama.

namun, jika nyatanya buah kekecewaan yang akan kau petik, tetap akan kusirami sisa-sisa kebahagiaan agar mekar dalam nadi.

dan biarkan aku hanya sebagai manusia yang pengap akan harap. lalu, kusembunyikan namamu dalam cemas.

Friday, August 2, 2013

Fatamorgana

mata kubutakan
telinga kutulikan.
kuenyahkan tipu daya panca indra,
kubangkitkan segala asa jiwa,
kuhidupkan semesta hanya dengan kata.

kupejam
kupertajam asah rasa.
kutandai
kurasai semesta yang tak kasat.
kutemui dirimu,
kurasuki aku untuk menjumpai.

kutandakan hasrat, tapi
kau tandaskan isyarat.
cinta memang datang tanpa tanda, tapi
apa rindu juga bisa hilang enyah?
Entah..

[JGB 2/8]

Tuesday, July 16, 2013

Cahaya Aku Terang

seaktu-waktu aku terbangun dengan dunia yang gelap
dunia yang tak tampak sedikitpun cahaya, karena cahaya entah tertinggal dimana 
tetapi walau tanpa cahaya, anehnya aku bisa menjalani hidup
menjalani hidup dengan dunia yang gelap seperti selayaknya manusia

dalam duniaku yang gelap
sesekali aku mengharapkan sosok Terang 
tak henti aku terus mencari cahaya
dan mencoba menimbulkan cahaya dengan sendirinya 
tapi tidak bisa!
tak jarang juga aku merasa lelah 
dengan lelah, aku hanya bisa untuk menanti 
tak ada yang lain! 
selain menanti cahaya datang dan mengantar aku kepada Terang dengan sendirinya

hingga pada akhirnya aku menemukan Terang 
terlihat setitik cahaya di dalam aku 
tapi aku maih belum berani untuk mendekatinya 
aku masih berdiam diri 
membiarkan aku dan Terang untuk sama-sama mendekatkan diri 
aku terus mengamati 
memahami dan menelaah segala sesuatu kemungkinan yang akan terjadi

sementara cahaya semakin membesar, Terang semakin jalas terlihat 
terang ramah membuat nyaman untuk duniaku 
tapi entah bagaimana dengan Terang kepadaku? 
apa dia merasakan hal sama dengan ku atau tidak 
tapi memang didalam duniaku yang gelap 
banyak kemisteriusan yang hinggap 
mungkin ini yang membuat terang datang mendekat kedalam duniaku, ah tapi entahlah.

Libra yang melekat dalam diri senang sekali untuk menimbang-nimbang
tak jarang aku dibuatnya bimbang 
keyakinan masih tampak malu 
cukup membutuhkan waktu untuk aku meyakinkan aku 
aku tahu, bahwa waktu yang dibutuhkan pasti tidak akan sebentar 
tapi tetap aku harus pilih ini agar aku tidak salah dalam memilih

hari-hariku terus diikuti oleh cahaya 
duniaku tidak segelap seperti sebelumnya 
walau masih terluhat redup 
aku merasa semakin menyayangi hidup
dengan cahaya aku seperti menemukan dunia yang baru 
dunia yang belum pernah aku singgahi sebelumnya 

disaat aku menanti yakin 
terang seperti menanti kapan 
cahaya semakin tak terkira 
cahaya benar-benar menerangi duniaku menuju kepada Terang 
Terang kebahagiaan semakin membuatku tenang 
aku seolah takluk dalam peluk 
hingga yakin datang dan berkata dengan lantang, 
"Ya! Itu adalah cahaya yang sebenarnya, bukan serupa cahaya". 

Terang itu kamu 
disisa usiaku, aku persembahkan untuk kamu 
walau memang di dunia ini semuanya adalah mungkin 
setidaknya kita bisa saling menerangi dalam gelap
sama-sama saling menguatkan 
menghidupi cahaya menjadi lebih banyak warna
bukan hanya sekadar menjalani dan berjalan dalam cahaya

maaf, aku tak mampu mengelak saat cahaya itu datang
semoga dalam kita, cahaya tak lekas hilang 

Saturday, March 9, 2013

Kehendak

Awan..
Suatu karya Tuhan yang sangat mengagumkan
Menghiasi langit untuk memberikan keindahan
Tidak bisa dibayangkan, jika langit tanpa awan
Pasti tidak akan ada kombinasi warna yang menakjubkan
Awan tercipta untuk hujan
Dia tidak pernah menanyakan untuk apa air itu turun
Dia tidak pernah menanyakan mengapa air itu turun
Dan dia juga tidak pernah menanyakan berapa banyak air itu turun
Dia selalu rela mengikuti hukumnya
Air yang dia jatuhkan mengalir sampai ke daratan
Dibawanya air tersebut melalui aliran sungai menuju lautan
Sesampai di lautan air tersebutpun kembali menjadi awan
Terus dan menerus seperti itu
Awan memang sering terlihat bersama hujan, tapi
Apa mungkin jika awan tidak akan melepaskan hujan?
Lalu hujan..
Dia tercipta karena awan
Dia mahluk Tuhan yang setia menunggu awan
Padahal hanya untuk dijatuhkan
Indah rintiknya pun selalu saja disalahkan
Disaat musim penghujan, dia banyak menjadi perbincangan
Dikala kemaraupun, dia juga menjadi omongan banyak orang
Padahal sebenarnya hujan turun bukan untuk disalahkan
Dia memberikan kesejukan dalam rintiknya
Bagaimana jadinya jika hujan tak ada?
Tapi kenapa dia menjadi yang selalu disalahkan?
Begitu juga pelangi
Dia adalah karya Agung Tuhan yang tak perlu ditanyakan keindahannya
Banyak orang yang mengaguminya
Dia hadir disaat selepas rintik hujan jatuh
Tapi keindahannya hanya terlihat sementara
Dia tidak seindah awan yang selalu terlihat disaat apapun
Kenapa?
Matahari..
Ya mataharilah sumbernya
Semua terjadi karena peran serta Matahari
Jika tak ada Matahari, air tak akan menguap menjadi awan
Hujan yang turunpun tak akan berhenti
Lalu bias sinar pelangi tak akan hadir selepas hujan reda
Mataharilah yang menentukan kehendaknya

Friday, March 8, 2013

Cinta Bukan Kita

awal kita tidak pernah menyangka bahwa ini adalah cinta
datang secara tiba-tiba tanpa pernah kita sangka
untuk merasakan kehadiran tanda-tanda cinta itu ada
getarannya dapat terasa melalui tatapan mata

lalu, kita sama-sama meyakini bahwa ini adalah cinta
menjatuhkan sebuah rasa atas nama cinta
cinta yang pada kenyataannya bukan cinta
cinta yang hanya serupa cinta
cinta itu bukan kita
cinta itu hanya cukup sebatas aku dan kamu

Wednesday, March 6, 2013

Atas Nama Kamu (Antara Kesetiaan dan Kebodohan)

"Banyak orang yang berkata bahwa aku bodoh, tetapi itu kata mereka dan bukan kataku. Lagian bukankah cinta membuat manusia menjadi terlihat bodoh?
Atas nama kamu, aku melakukan hal yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu menunggumu.
Atas nama kamu, aku melakukan pernyataan yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu aku masih mencintaimu.
Atas nama kamu, aku mempertanyakan pertanyaan yang menurut orang lain anggap itu bodoh. Tapi bagiku itu tidak, yaitu masihkah kamu mencintaiku?"
Saya rasa diantara kalian juga pernah merasakan sulitnya untuk meninggalkan. Puisi diatas dibuat dan terinspirasi dari seseorang yang menolak untuk pergi dari hati, sesorang yang selalu membuat isi kepala seakan-akan selalu penuh oleh dirinya. Ya, hanya dirinya seorang.
Dan puisi ini.. Entah sampai kapan puisi ini akan berlaku.
"Atas nama kamu, kusimpan sedikit kenangan. Dan kupendam beribu mimpi harapan".
[Nov, 2012]

Saturday, August 25, 2012

aku ingin mengingat


aku ingin meningat caramu, menyakitiku dengan pedih.
dengan (pernah) memilikimu, adalah kebahagiaan besar di hidupku.

aku ingin mengingat rasakan rindu, saat sunyi melenyapkan sepi.
dengan hati nanar, kau mengajari untuk aku agar tetap tegar dan ikhtiar.

aku senang kau datang, sesaat lalu pergi.
datanglah lagi dan lagi..,
aku ingin sekali lagi merasakan rasanya kau sakiti.
pergilah, pergi.., hingga pada akhirnya kamu kembali
kepada hatimu yang aku cintai.

kenangan, kapankah kamu dan aku bisa bertemu mata?
berbagi kata, dalam cerita kisah kita?

bila saja nanti kau tak kembali lagi, atau ternyata aku telah menyatu dengan bumi.
tolong kenang aku sempai usiamu menentang tubuhmu.

Friday, August 17, 2012

Begini Caraku Mengawetkan Cinta

Saya menulis kalimat sederhana
Tentang cinta yang (belum) pasti untuk siapa
Tentang kata yang pasti akan menjadi nyata

Puisi ini...
Akan saya tuliskan di belakang foto pernikahan nanti
Dan akan saya bacakan, ketika saya..
Sedang berada di dalam kemarahan atau sebaliknya.


Bahwa suatu saat nanti saya akan mengucapkan selamat tinggal
Begitu sebaiknya, juga sebaliknya
Karena di dunia ini tidak ada yang kekal.

Ini bukan karena perihal cinta kita yang kandas
Tapi ini karena cinta kita yang telah tuntas
Dengan kata-kata sederhana
Begini caraku mengawetkan cinta 

Untuk itu ingatlah satu kalimat
Atau dua kata sederhana yang sengaja diawal kubuat
Bahkan kalau bisa catat!
Agar kamu bisa terus mengingat

Kini, usia puisi ini telah setengah abad
Dari saat pertama saya buat
Salah satu dari kita pasti akan wafat
Sungguh, pasti masing-masing dari kita akan berat
Untuk mengucapkan kalimat selamat tinggal sungguh sangat berat!
Tapi apa boleh buat, walau berat..

"Sekarang saatnya untuk kita mengucapkan; selamat tinggal".


[di tulis di Jakarta, 9 Agustus 2012]
 

Friday, June 17, 2011

Lihatlah Pada Cermin


Bercerminlah ketika kamu membaca kalimat itu. Disaat aku tak ada di hadapanmu. Ya, itulah yang selalu ada di hatiku hanya untukmu. Dan tak mungkin aku mengatakannya kepada orang lain selain kamu.


Bercerminlah ketika kamu membaca kalimat ini. Karena kama pasti akan melakukan hal yang sama dengan kalimat yang aku tulis. Dan ternyata kamu lebih terlihat cantik jika tersenyum.


Tuesday, May 17, 2011

Puisi Mini (Selamat Pagi)

1#
Kuucap doa setelah bisa merasakan pagi. ku biarkan doa itu dibawa udara dan lari. agar tak ada rasa benci dalam diri. selamat pagi.

2#
Kamu mata dan aku hari, kita adalah matahari, selamat pagi.

3#
Tentang dirimu adalah hal yg pertama kali hadir dalam pikiranku. bahkan sebelum pagi sendiri itu datang. selamat pagi :).

4#
Selamat pagi matahari, sinarmu cerah pagi ini, membuatku tersenyum mengawali hari ini.

5#
Bahagia sekali rasanya, bisa terbangun dari tidur dan bisa melihat kembali masih ada pagi di hidupku, dan masih ada kamu di dalamnya.

6#
Bisa mengedipkan mata kembali di pagi hari setelah terpejam ialah suatu kenikmatan. Selamat pagi :).

7#
'selamat pagi, sarapan ya'. Kemana kalimat itu sekarang? Dia tak hadir lg ke hp saya.

8#
Bersyukurlah sy msh bs berkedip, melihat datangnya pagi. meskipun gak ada kamu di ponselku tp kamu msh tersimpan di hatiku. Selamat pagi :).

9#
Bersyukurnya aku karena ternyata msh bisa diberi kepercayaan untuk menikmati hari. selamat pagi :).

10#
pagi. embun pagi yg bersembunyi di balik dedaunan lalu menetes dgn perlahan. itulah rinduku!

11#
Selamat pagi. Pagi ini cerah burung burung berkicau untuk menyambut pagi hari sebelum siang melupakannya :).

12#
Selamat pagi, pagi, dan pagi. Rutinitas pertama kali yg saya lakukan ialah cek HP apakah terdapat ucapan selamat pagi atau tdk, ternyata pagi ini ada :).

13#
Selamat pagi, pagi ini saya tdk mendengar kicauan burung yg merdu tp saya mendengar suarak detik jarum jam yg menunjukan pagi telah tiba :).

14#
Selamat pagi, pagi yg menentramkan saat aku menyadari bahwa peraasaanmu tak berubh untkku :).

15#
Selamat pagi. Pagi doa2 baik, semoga banyak 'semoga' yg terkabul di hari ini. InsyaAllah. AMIN.

Puisi Mini (Diriku Adalah Aku)

1#
Diriku adalah aku, yang mencintaimu dgn caraku sendiri.

2#
Diriku adalah aku, yang selalu terdapat dirimu di dalamnya.

3#
Diriku adalah aku, yang selalu mendoakan kebaikan dan keselamatanmu.

4#
Diriku adalah aku, yang telah berjanji kepada Tuhan untuk membuatmu bahagia.

5#
Diriku adalah aku, yang tak bisa untuk tidak mencintaimu.

6#
Diriku adalah aku, yang selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakanmu.

7#
Diriku adalah aku, yang dimana setiap hembusan nafasku itu menandakan aku mencintaimu. Sampai aku tak tau lg bagaimana caranya bernafas.

Puisi Mini (Hidup Itu Pilihan)

1#
Hidup itu pilihan. Semoga bersamamu adalah rencana tuhan.

2#
Hidup itu pilihan. Aku mencintaimu dgn penuh sesungguhan.

3#
Hidup itu pilihan. Saat ini aku sdg merindukan sebuah senyuman.

4#
Hidup itu pilihan. Apa kamu mencintaiku dgn penuh kesungguhan?

5#
Hidup itu pilihan. Memilih utk tidak mencintaimu adalah KETIDAKMUNGKINAN.

6#
Hidup itu pilihan. Membohongiku akan membuatmu jauh dari yg namanya kebenaran.

7#
Hidup itu pilihan. Mengkhianatiku adalah kesalahan.

Monday, May 16, 2011

Puisi Mini

1#
Suatu saat nanti, akan tiba saatnya. Sebagian dari namaku adalah namamu. Dan kau yang menjadi ibu dari anak-anakku.

2#
Kulihat sepasang bintang bersinar dengan sangat indah malam ini. Sama seperti indah mata mu yg tak pernah bosan untuk ku pandangi.

3#
Aku seorang yg berdiam di depan cermin, lalu tersenyum karena seorang kamu yg berada di benakku.

4#
Siang adalah siang, di benaku dirimu slalu terngiang-ngiang, lalu aku tersenyum untuk menikmati kau yg tersayang.

5#
Hanya kau seorang satu, yang akan selalu aku tunggu, sampai yakinnya perasaanmu untukku, dan kau selalu ku simpan di hatiku.

6#
''Genggamlah aku di tanganmu, Tuhan'' ~ adalah doa yg kukatakan dalam hati ketika kau berkata ''jodoh itu di tangan Tuhan''.

7#
Mendoakanmu adalah cara ku mencintaimu yang paling syahdu.

8#
Jika mencintaimu adalah waktu, aku adalah jarum jam tersebut yg di mana senangtiasa berputar hingga menunjukan waktu yg tepat.

9#
Saat kau merasa bahagia. Ku di sini kan merasa bahagia. Meskipun kau bkn lg milikku. Kau kan slalu tersimpan dihatiku.

10#
Tak akan kuberikan separuh cintaku untukmu. Tapi, akan ku berikan seluruhnya hanya untukmu.

11#
Tak banyak memang yg kupahami tentang hidup. Semenjak ku bersamamu. Aku tahu, hidupku adalah untuk mencintaimu.

12#
Bersyukur msh ada pagi dan msh ada kamu. selamat pagi untuk 'kamu' yg di sana.

13#
Aku selalu rindu dgn kebahagiaan itu dr pesan singkatmu yang hanya sekedar mengingatkanku: untuk tidak merokok dan tidur terlalu malam.

14#
Aku seorang yang tertidur sambil tersenyum, yang disebabkan karena senyumanmu.

15#
Aku akan terus menulis semua tentangmu. hingga aku tak bisa lagi melihat yang namanya keindahan, yaitu senyumanmu.

Wednesday, May 11, 2011

Aku dan Waktu di Jam Tanganku

Aku sering memandangi detik jarum jam di tanganku, seperti aku yg selalu mempertanyakan sampai kapan aku bernafas.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, tidak mencintaimu adalah hal yg tdk mungkin bagiku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, karena aku akan berusaha utk tetap mencintaimu di dlm jantungku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, sesenang aku menunggumu hingga kamu yakin dgn perasaanmu utk kembali padaku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, hingga aku sadar waktu yg telah pergi, tidak utk disesali.

Dan aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, karena kamu selalu menghadiri benakku di setiap perputaran waktuku.

Monday, May 9, 2011

Bintang dan Cinta Terang

lihatlah bintang, yang terpancar terang.

kuyakin itu cinta.


yang terasa tenang, dan takan menghilang.

meskipun siang datang.




disini ku kan berjanji, kita kan selalu bersama.

takan ada kata berpisah, dan tak usah kau merasa gundah.



tak perlu kau tanya, bagaimana nantinya.

ku yakin kita kan bahagia, dan tak ada luka.



lihatlah bintang, yang terpancar terang.

disitulah cinta kita.


yang terasa tenang, dan takan menghilang.

meskipun siang datang.



Senang rasanya bisa memulai kisah cinta, yang berujung dengan bahagia.