Kemarin merupakan tanggal 2 April, berarti terhitung sudah 2 tahun saya menjadi jomblo. Sebenernya ini bukan sesuatu yang membanggakan yah? Hehe. Tapi yang ingin saya bahas saat ini bukan masalah kenapa saya menjadi jomblo, karena itu sudah pernah saya post di blog ini. Lagian juga yang udah berlalu ya biarin aja berlalu. Iya ga? Hehe.
Oke. Sekarang saya pengen sedikit berbagi aja, tanpa ada maksud untuk menggurui atau apapun itu. Pada awalnya, sendiri memang merupakan suatu hal yang ga enak. Saat harus berpisah dari orang yang dicintai rasanya memang sangat menyakitkan. Bener ga? Itu semua terjadi karena perpisahan itu merupakan suatu hal yang sama sekali tidak diharapkan. Apalagi hubungan yang dibangun terbilang belum lama. Pasti rasa sakit yang kita alami lebih besar ketimbang hubungan itu sudah terjalin bertahun-tahun. Atau malah sebaliknya? Ah tapi yang pasti setiap perpisahan itu menyakitkan. Mau perpisahan yang diputuskan secara bersama/sepihak ataupun perpisahan yang sudah di tentukan oleh Tuhan (kematian). Hehe. Lagian memang ga ada yang mengharapkan adanya sebuah perpisahan. Karena setiap orang pasti mengharapkan suatu hubungan terjalin dengan baik. Tapi tanpa bisa dipungkiri, setiap hubungan yang terjalin pasti ada sebuah perpisahan. Setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Lalu hubungan biar bisa terjalin dengan baik bagaimana?
Hubungan yang baik? Saya pernah sharing dengan seorang temen saya tentang ini. Saya tanya dia "apa sih yang penting dalam menjalin hubungan?", terus dia jawab "yang jujur, sayang, dan peduli", "oke terus", tapi ga ada yang sempurna kan?". Kalau saya simpulkan disini memang ga ada manusia yang bisa sempurna, tetapi jika kedua orang bisa saling mengisi, menurut saya kesepurnaan itu pasti ada. Oke, tapi bukan ini yang saya bahas.
Bukan maksud untuk menggurui atau apapun. Ini saya hanya sedikit berbagi pengalaman saya aja. Memang apa yang dibilang teman saya itu benar. Tapi menurut saya yang penting dalam menjalin suatu hubungan itu adalah adanya rasa saling toleransi, saling memahami dan saling mengerti diantara keduanya. Kenapa? Karena setiap orang itu pasti memiliki keinginan serta ego-nya sendiri. Dan keinginan setiap orang itu pasti berbeda-beda. Jika diantara kedua orang itu tidak ada toleransi, ya maka yang ada malah adu ego diantara mereka dan membuat suatu hubungan tersebut tidak terjalin secara baik. Ya, sekali lagi itu hanya pendapat saya, jadi jika setuju ya silahkan tetapi jikapun tidak ya ga apa-apa.
Itu sedikit pembahasan tentang suatu hubungan, selanjutnya saya ingin sedikit ngebahas tentang menjadi 'single'. Menurut saya, single itu hanya status. Single juga ternyata tidak seburuk apa yang dipikirkan. Jika hanya ingin kasih sayang, banyak kasih sayang yang bisa didapat. Mesikupun itu bukan dari seorang kekasih. Tapi kasih sayang dari keluarga dan orang-orang terdekat bisa membuat anda untuk tetap mendapatkan kasih sayang. Single juga bisa membuat anda lebih fokus untuk meraih mimpi-mimpi dan cita-cita yang diinginkan (apalagi kalau usia Anda masih terbilang muda). Malah saya sendiri aja sekarang lebih nyaman 'sendiri' jika dibanding saat memiliki pasangan yang sekiranya itu hanya sebagai 'status' saja. (Dalam kata lain biar dibilang engga jomblo).
Sendiri memang bisa membuat saya nyaman. Saya bisa melakukan kegiatan apa saja yang saya suka dengan teman-teman, melakukan apa saya inginkan tanpa dibatasi, meraih mimpi, cita-cita dan masa depan saya dengan fokus. Tanpa harus terbagi. (Sebab jika kita telah memutuskan untuk memiliki pasangan, kita harus membagi seluruh hidup dengan pasangan bukan? Mulai dari waktu, kebahagiaan, dan hal yang lainnya). Selain itu juga memang belum ada aja wanita yang tepat untuk saya atau memang belum ada wanita yang beruntung yang bisa mendapatkan saya? Hehe :p.
Sedikit sharing tentang diri saya. Saya memang orang yang punya sisi idealis tinggi, sistem pemikiran yang random, ya kalau bisa dibilang 'semau gue-lah'. Jadi engga gampang juga kalau ingin memahami dan menjalin hubungan dengan saya. Banyak memang yang sempet deket dengan saya, tapi itu akhirnya hanya sampai sebagai teman. Karena ga ada kecocokan, dan rasa menimbulkan rasa nyaman untuk saya maupun dia. Malah-malah saya dibilang 'raja PHP'. Sebenarnya sih engga ada niatan untuk bikin PHP. Tapi saya merupakan bukan tipe orang yang ga bisa dengan cepat memilih pasangan. Perlu waktu yang lama untuk saya memahami orang tersebut dan sampai akhirnya saya yakin. Sebab ada beberapa kriteria tersendiri dalam diri saya untuk memilih pasangan. Karena untuk mencari pasangan, saya engga mau itu hanya sekadar status. Makanya saya agak sedikit pemilih dengan hal ini. Hehe.
Itu aja sih yang ingin saya share. Jadi, sebelum memulai suatu hubungan. Yakini lagi dalam diri anda. Apakah itu sesungguhnya cinta, atau hanya serupa cinta? :)
Salam~
Oke. Sekarang saya pengen sedikit berbagi aja, tanpa ada maksud untuk menggurui atau apapun itu. Pada awalnya, sendiri memang merupakan suatu hal yang ga enak. Saat harus berpisah dari orang yang dicintai rasanya memang sangat menyakitkan. Bener ga? Itu semua terjadi karena perpisahan itu merupakan suatu hal yang sama sekali tidak diharapkan. Apalagi hubungan yang dibangun terbilang belum lama. Pasti rasa sakit yang kita alami lebih besar ketimbang hubungan itu sudah terjalin bertahun-tahun. Atau malah sebaliknya? Ah tapi yang pasti setiap perpisahan itu menyakitkan. Mau perpisahan yang diputuskan secara bersama/sepihak ataupun perpisahan yang sudah di tentukan oleh Tuhan (kematian). Hehe. Lagian memang ga ada yang mengharapkan adanya sebuah perpisahan. Karena setiap orang pasti mengharapkan suatu hubungan terjalin dengan baik. Tapi tanpa bisa dipungkiri, setiap hubungan yang terjalin pasti ada sebuah perpisahan. Setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Lalu hubungan biar bisa terjalin dengan baik bagaimana?
Hubungan yang baik? Saya pernah sharing dengan seorang temen saya tentang ini. Saya tanya dia "apa sih yang penting dalam menjalin hubungan?", terus dia jawab "yang jujur, sayang, dan peduli", "oke terus", tapi ga ada yang sempurna kan?". Kalau saya simpulkan disini memang ga ada manusia yang bisa sempurna, tetapi jika kedua orang bisa saling mengisi, menurut saya kesepurnaan itu pasti ada. Oke, tapi bukan ini yang saya bahas.
Bukan maksud untuk menggurui atau apapun. Ini saya hanya sedikit berbagi pengalaman saya aja. Memang apa yang dibilang teman saya itu benar. Tapi menurut saya yang penting dalam menjalin suatu hubungan itu adalah adanya rasa saling toleransi, saling memahami dan saling mengerti diantara keduanya. Kenapa? Karena setiap orang itu pasti memiliki keinginan serta ego-nya sendiri. Dan keinginan setiap orang itu pasti berbeda-beda. Jika diantara kedua orang itu tidak ada toleransi, ya maka yang ada malah adu ego diantara mereka dan membuat suatu hubungan tersebut tidak terjalin secara baik. Ya, sekali lagi itu hanya pendapat saya, jadi jika setuju ya silahkan tetapi jikapun tidak ya ga apa-apa.
Itu sedikit pembahasan tentang suatu hubungan, selanjutnya saya ingin sedikit ngebahas tentang menjadi 'single'. Menurut saya, single itu hanya status. Single juga ternyata tidak seburuk apa yang dipikirkan. Jika hanya ingin kasih sayang, banyak kasih sayang yang bisa didapat. Mesikupun itu bukan dari seorang kekasih. Tapi kasih sayang dari keluarga dan orang-orang terdekat bisa membuat anda untuk tetap mendapatkan kasih sayang. Single juga bisa membuat anda lebih fokus untuk meraih mimpi-mimpi dan cita-cita yang diinginkan (apalagi kalau usia Anda masih terbilang muda). Malah saya sendiri aja sekarang lebih nyaman 'sendiri' jika dibanding saat memiliki pasangan yang sekiranya itu hanya sebagai 'status' saja. (Dalam kata lain biar dibilang engga jomblo).
Sendiri memang bisa membuat saya nyaman. Saya bisa melakukan kegiatan apa saja yang saya suka dengan teman-teman, melakukan apa saya inginkan tanpa dibatasi, meraih mimpi, cita-cita dan masa depan saya dengan fokus. Tanpa harus terbagi. (Sebab jika kita telah memutuskan untuk memiliki pasangan, kita harus membagi seluruh hidup dengan pasangan bukan? Mulai dari waktu, kebahagiaan, dan hal yang lainnya). Selain itu juga memang belum ada aja wanita yang tepat untuk saya atau memang belum ada wanita yang beruntung yang bisa mendapatkan saya? Hehe :p.
Sedikit sharing tentang diri saya. Saya memang orang yang punya sisi idealis tinggi, sistem pemikiran yang random, ya kalau bisa dibilang 'semau gue-lah'. Jadi engga gampang juga kalau ingin memahami dan menjalin hubungan dengan saya. Banyak memang yang sempet deket dengan saya, tapi itu akhirnya hanya sampai sebagai teman. Karena ga ada kecocokan, dan rasa menimbulkan rasa nyaman untuk saya maupun dia. Malah-malah saya dibilang 'raja PHP'. Sebenarnya sih engga ada niatan untuk bikin PHP. Tapi saya merupakan bukan tipe orang yang ga bisa dengan cepat memilih pasangan. Perlu waktu yang lama untuk saya memahami orang tersebut dan sampai akhirnya saya yakin. Sebab ada beberapa kriteria tersendiri dalam diri saya untuk memilih pasangan. Karena untuk mencari pasangan, saya engga mau itu hanya sekadar status. Makanya saya agak sedikit pemilih dengan hal ini. Hehe.
Itu aja sih yang ingin saya share. Jadi, sebelum memulai suatu hubungan. Yakini lagi dalam diri anda. Apakah itu sesungguhnya cinta, atau hanya serupa cinta? :)
Salam~