Emo merupakan salah satu genre musik yang masih serumpun dengan punk. Emo sendiri diambil dari kata emotion atau emotonal. Musik Emo sendiri biasanya berlirik tentang puitis, di tinggalkan kekasih, kematian, kegembiraan, ataupun sebagainya kalau kata gweh mah sih itu mah gimana kreativenya lu aja dalam membuat lirik.
Band-band luar negeri yang beraliran Emo sendir cukup banyak yaitu Story Of The Years, The Used, Rufio, Silverstein, Alesana, dan msh banya lagi ( males gweh ngebutinnya satu-satu mah ) hhehe. Tapi kebanyakan band tersebut tidak mau kalau bandnya beraliran Emo mereka lebih senang kalau band mereka beraliran pop punk, punk rok, atau rock alternative.
Band-band Emo sendiri biasanya benyak menggunakan suara-suara gitar yang lebih kompleks namun jaga ada dari mereka yag hanya menggunakan gitar akustik saja dalam lagu mereka. Kalau kita bandingkan dengan musik punk musik Emo lebih memiliki cir khas sendiri yaitu tempo yang lebih lambat dari pada musik punk, ciri khas yang lain juga yang ada di musik Emo adalah terdapat sedikit suara scream atau growl dari sang vokalis untuk lebih memunjukan soul emotional dalam musik atau lagu yang di bawakan oleh mereka.
Ada juga band yang beraliran Emocore pasti orang menyangka kalau aliran tersebut sama saja tapi ternyata aliran tersebut berbeda. Apa itu Emocore? Emocore adalah perpaduan antara musik punk dengan hardcore jadi Emocore. Dalam segi musikalitas juga memang sulit dibedakan antara keduanya karena jujur gweh sendiri juga bingung bagaimana cara membedakan antara Emo dengan Emocore. Mungkin anda dapat membedakannya sendiri !! Tidak hanya Emo dengan Emocore tetapi membedakan aliran musik antara Emo, punk rock, pop punk, dengan hardcore sendiri pun cukup sulit. Itu semua mungkin dari kebiasaan band tersebut yang tidak hanya membawakan satu aliran musik saja, tetapi mungkin karena band tersebut sudah terikat dengan image tersebut jadi jika dia membawakan aliran musik yang hampir sama jenis musiknya orang-orang pun mungkin di buat bingung dengan aliran musik yang dia mainkan. Salah satu contoh band luar negeri yang beraliran Emocore adalah Saosin dan A Static Lulaby, mereka adalah salah satu band dai sekian banyaknya band aliran Emocore yang ada di luar sana.
Apa ada band Emo di Indonesia? Ada, salah satunya adalah band asal bandung yaitu Disconnected dan Buckskin Bugle, dan di Bogor sendiri ada Full Of Envious dan masih banyak lagi band yang beraliran musik Emo di Indonesia ini. Biasanya band-band tersebut adalah band indie lebel yang masih kental dengan aliran Emo.
Style Emo sendiri sekarang telah menjadi Trend di remaja-remaja di Indonesia maupun Luar negeri seperti saja anak-anak di Amerika yang disebut emo fag, rata-rata dari mereka bilang kalau Emo telah menjadi gaya hidup mereka. Di Indonesia banyak yang meniru style dari band-band luar baik dari dandanan, rambut, pakaian, dll.
*odie balzar*
No comments:
Post a Comment