Setelah dari RORO ( Rocket Rockers ) gweh di sini mau menceritakan band indie dari bandung juga yaitu Alone At Last..

Alone At Last (AAL) adalah salah satu band indie yang cukup luar biasa karirnya, AAL adalah band punk rock yang telah menjelma menjadi band besar di bandung. AAL sendiri baru mengemas 1 EP dan 1 Album. Sebelumnya gweh akan memperkenalkan personel dari AAL itu sendiri yaitu sang vokalis mereka adalah Yas, di gitar ada Ucay, Ubey di bass, dan Athink di drum.
AAL sendiri didirikan pada tahun 2004 oleh Athink dan Bahe sang gitaris yang akhirnya mengundurkan diri di tahun 2007. AAL pun telah memiliki banyak fans pada saat itu, pada saat pertengahan 2006 AAL membuat EP perdananya yang berjudul "Sendiri VS Dunia" di EP tersebut AAL megisikan 6 buah lagu yang semuanya menjadi hits saat itu. Sebut aja Amarah, Senyum, dan Air Mata, Kisah Jejak Terhina, dan Mainstream of Love. Semua itu AAL berdiri di bawah naungan Absolute Records.
Dan di tahun 2007 AAL merilis album perdananya yang berjudul "Jiwa" berisikan 13 buah lagu. Singel pertama dari album tersebut adalah Muak untuk Memuja. Di album ini pula cukup banyak perubahan yang terdengar salah satunya adalah dari cara Yas bernyanyi dan melodi gitar yang cukup variatif yang dimainkan oleh sang gitaris. Album ini juga mengikut sertakan musisi lokal seperti Teguh dari Right Eighty Eight yang ikut bernyanyi di lagu Jiwa, dan Adi Gembel yang menyumbang screaming untuk lagu Gadis Kecil Berbisa.
Mungkin para penggemar AAL pun cukup puas dengan album perdananya ALL. Contohnya adalah dari 4000 kaset dan 2000 CD yang diproduksi oleh AAL, saat ini kesemuanya sudah ludes terjual alias sold out. Tapi buat para penggemar AAL yang blum kebagian gk usah khawatir soalnya AAL akan memproduksi lagi kaset maupun CD yang telah terjual ludes tadi.
Kapan yah AAL melakukan launching album perdananya? Kita liat aja nanti. oke.
*odie balzar*
No comments:
Post a Comment