Hallo, yihaaa! Akhirnya ada waktu juga untuk menulis blog, dan saya juga merasa kangen untuk menulis setelah saya cukup kehilangan inspirasi untuk saya tulis *halah. Hehe.
Oke, bosen kalau nulis yang cinta-cintaan melulu dan juga gak tau lagi mau nulis tentang cinta-cintaan saat ini. Mungkin kali ini saya akan sedikit nulis tentang musik. Yang pasti musik Cutting Eadge, dan perlu di ketahui kalau saya itu musisi Cutting Eadge juga. Hehe.
Dimulai dari "Apa pendapat saya tentang musik?"
Menurut saya musik adalah Jiwa, sama halnya dengan Agama. Kalau di agama ada ibadah Sholat 5 waktu, menurut saya di musik juga seperti itu dalam kehidupan saya. Seperti banyak orang-orang yang bilang, kalau dalam hidup itu harus seimbang. Dan menurut saya "hablu minawllah dan hablu minawmusik". Hehe.
"Musik apa sih yang saya suka?"
Saya cukup menghargai semua genre musik, apalagi dalam musik rock atau musik-musik Cutting Eadge. Mungkin di sini perlu diketahui juga kalau saya sebenernya kurang suka dengan musik yang menye-menye/mendayu-dayu, atau musik populer yang lagi trend di Industri musik Indonesia a.k.a (Pop Melayu). Dan saya juga masih bingung, kenapa musik seperti itu bisa trend di Indonesia? Hehe.
Oke masih ngomongin dalam kontek genre musik. Saya termasuk manusia yang addict sama musik metal, berhubung musik ini sudah melekat dari kecil dari dalam diri saya. Pertama-tama mah sih saya di perkenalkan musik ini dari sepupu saya yang juga addict sama musik metal. Mungkin untuk sebagian orang pas baru pertama kali denger pasti pada bilang musik ini aneh. Dengan ciri vokal yang 'jejerowokan'. Tapi saya rasa musik ini unik. Berbeda dari yang lain. Dan pastinya memiliki ciri khas yang berbeda dari genre-genre yang lain.
Terus, "Bagaimana dengan Musik Indonesia?"
Menurut saya musik Indonesia lagi sakit. Saya yakin yang memerhatikan musik di Indonesia juga sependapat dengan saya. Dan bisa di bilang sebenarnya musik Indonesia itu kaya dan beragam. Tapi, banyak sekali genre musik yang kurang di perhatikan oleh media-media di Indonesia. Ditambah lagi Industri Musik di Indonesia (Label Musik) yang egois dan hanya mementingkan materi semata untuk kebesaran mata mereka. Maka dari itu makanya gak aneh kalau di TV banyak sekali band-band yang menye-menye, yang menyanyi playback, dan band yang 'itu-itu' saja yang sering kita jumpai di TV. Bukan berarti saya bilang mereka yang itu jelek. Tapi wajar saja kalau kita bosan dengan 'mereka'. Soalnya kalau mau di lihat lagi lebih luas, masih banyak musisi Indonesia yang lebih bagus dan bermutu, seperti Gugun Blues Shelter yang beberapa waktu lalu mereka baru saya main di HardRock Calling di London. Selain itu juga ada band Metal yang namanya sudah kemancanegara seperti Burgerkill. Dan masih banyak lagi band-band Indonesia yang namanya sudah ada kemancanegara. Tapi sangat di sayangkan mereka kurang di expose oleh media di Indonesia.
Semoga saja kita doakan agar musik Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan lekas sembuh dari sakitnya. Amin.
Respect! \mm/
Oke, bosen kalau nulis yang cinta-cintaan melulu dan juga gak tau lagi mau nulis tentang cinta-cintaan saat ini. Mungkin kali ini saya akan sedikit nulis tentang musik. Yang pasti musik Cutting Eadge, dan perlu di ketahui kalau saya itu musisi Cutting Eadge juga. Hehe.
Dimulai dari "Apa pendapat saya tentang musik?"
Menurut saya musik adalah Jiwa, sama halnya dengan Agama. Kalau di agama ada ibadah Sholat 5 waktu, menurut saya di musik juga seperti itu dalam kehidupan saya. Seperti banyak orang-orang yang bilang, kalau dalam hidup itu harus seimbang. Dan menurut saya "hablu minawllah dan hablu minawmusik". Hehe.
"Musik apa sih yang saya suka?"
Saya cukup menghargai semua genre musik, apalagi dalam musik rock atau musik-musik Cutting Eadge. Mungkin di sini perlu diketahui juga kalau saya sebenernya kurang suka dengan musik yang menye-menye/mendayu-dayu, atau musik populer yang lagi trend di Industri musik Indonesia a.k.a (Pop Melayu). Dan saya juga masih bingung, kenapa musik seperti itu bisa trend di Indonesia? Hehe.
Oke masih ngomongin dalam kontek genre musik. Saya termasuk manusia yang addict sama musik metal, berhubung musik ini sudah melekat dari kecil dari dalam diri saya. Pertama-tama mah sih saya di perkenalkan musik ini dari sepupu saya yang juga addict sama musik metal. Mungkin untuk sebagian orang pas baru pertama kali denger pasti pada bilang musik ini aneh. Dengan ciri vokal yang 'jejerowokan'. Tapi saya rasa musik ini unik. Berbeda dari yang lain. Dan pastinya memiliki ciri khas yang berbeda dari genre-genre yang lain.
Terus, "Bagaimana dengan Musik Indonesia?"
Menurut saya musik Indonesia lagi sakit. Saya yakin yang memerhatikan musik di Indonesia juga sependapat dengan saya. Dan bisa di bilang sebenarnya musik Indonesia itu kaya dan beragam. Tapi, banyak sekali genre musik yang kurang di perhatikan oleh media-media di Indonesia. Ditambah lagi Industri Musik di Indonesia (Label Musik) yang egois dan hanya mementingkan materi semata untuk kebesaran mata mereka. Maka dari itu makanya gak aneh kalau di TV banyak sekali band-band yang menye-menye, yang menyanyi playback, dan band yang 'itu-itu' saja yang sering kita jumpai di TV. Bukan berarti saya bilang mereka yang itu jelek. Tapi wajar saja kalau kita bosan dengan 'mereka'. Soalnya kalau mau di lihat lagi lebih luas, masih banyak musisi Indonesia yang lebih bagus dan bermutu, seperti Gugun Blues Shelter yang beberapa waktu lalu mereka baru saya main di HardRock Calling di London. Selain itu juga ada band Metal yang namanya sudah kemancanegara seperti Burgerkill. Dan masih banyak lagi band-band Indonesia yang namanya sudah ada kemancanegara. Tapi sangat di sayangkan mereka kurang di expose oleh media di Indonesia.
Semoga saja kita doakan agar musik Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan lekas sembuh dari sakitnya. Amin.
Respect! \mm/
No comments:
Post a Comment