Lagi-lagi harus di hadapkan dengan pilihan.
Ya, terkadang kita memang harus di hadapkan dengan pilihan-pilihan dan pertanyaan-pertanyaan. Dan sekarang saya sedang di posisikan untuk memilih sebuah pilihan. Dikarenakan hidup adalah pilihan. Pilihan adalah tuntutan dan terkadang memang sangat membingungkan sekaligus memusingkan. Hehe.
Waktu itu saya sempat bilang dan pernah saya tulis juga artikelnya di blog ini. Yang dimana saya harus di bingungkan dengan memilih SMA atau SMK pada saat saya lulus SMP. Silahkan baca artikel saya yang "'Beruntung Memilih SMK'. Dan sekarang saya lagi-lagi harus di bingungkan dengan memilih kuliah atau kerja. Ini memang pilihan yang sangat membingungkan dan saya yakin ada beberapa di antara kalian juga sempat di bingungkan dengan pilihan ini setelah kalian lulus dari SMA/SMK.
Antara kuliah atau kerja.
Pilihan ini sempat menghantui pikiran saya setiap hari. Di satu sisi saya menginginkan untuk kerja terlebih dahulu, agar bisa hidup lebih mandiri. Lagian saya takut kalau nanti kuliah yang ada malahan buang-buang uang. Berhubung saya sekolah aja gak bener. Walaupun memang nilai yang saya raih gak jelek-jelek amat. Hehe. Tapi di lain sisi orang tua menuntut saya untuk meneruskan dulu ke kuliah. Membingungkan? Memang.
Masalah ini sempat saya bicarakan kepada beberapa teman saya. "Ada teman saya yang bilang kalau belum mau kuliah mendingan nanti dulu aja. Daripada nantinya buang-buang uang". Nah, kalau yang ini sependapat dengan saya. Tapi, di lain sisi ada juga yang bilang. "Mendingan kuliah aja dulu. Kapan lagi ada kesempatan untuk kuliah. Lagian juga aku yakin kamu pasti bisa serius kok. Apalagi kan kamu cowo harus cepet berhasil nantinya kan bertanggung jawab untuk keluarga". WOW! Pernyataan ini cukup membuat saya tercengang. Tapi kalau di pikir-pikir memang bener juga pernyataannya.
Sebenernya sih kalau di bilang masalah kuliah saya gak keberatan. Selama kuliahnya juga masih di daerah Bogor. Tapi keadaannya sekarang saya harus kuliah di Jakarta. Memang ini kota kelahiran saya. Tapi pastinya saya merasa asing dengan suasana Jakarta. Ini dikarenakan saya yang memang besar di Bogor. Tapi ada bagusnya juga saya merasa asing di Jakarta, soalnya kalau menurut Sarah justru disini pointnya biar saya bisa bener-bener kuliahnya. Hehe.
Loh kok Sarah? Hehe, iya saya memang waktu itu meminta saran sama dia. Dan ternyata memang dapat membuat saya tercengang sekaligus tertantang mendengar nasihatnya. Dan sepertinya saya akan mencoba tantangan dari dia. Waktu itu saya juga sempat berjanji sama dia. Dan semoga aja saya bisa menepatinya dengan cepat. Sarah kamu inget janjinya? semoga aja inget ya. Hehe.
Jadi, inti dari tulisan saya adalah jika di hadapkan oleh pilihan alangkah baiknya untuk meminta pendapat kepada beberapa orang untuk meyakinkannya. Dan Sarah adalah orang yang bisa meyakinkan saya waktu itu. Hehe. Terimakasih ya Sarah :). Ehm, tapi ada di lain sisi juga. Kalau ternyata gak ada yang bisa ngeyakinin kalian. Ya, yakini sajalah apa yang kalian yakini. Selama kalian yakin sama pilihan yang kalian pilih. Ya, ada baiknya juga untuk di coba.
Sekali lagi bukan bermaksud untuk mengurui atau apapun. Ini saya hanya ingin berbagi pikiran saya aja sama kalian. Boleh setuju tapi boleh juga tidak. Terserah. Hehe.
Salam --
No comments:
Post a Comment