Tuesday, November 15, 2011

Potret

Sebelumnya izinkan saya untuk mengupdate sedikit hasil dari karya saya. Bukan bermaksud pamer. Tapi sebenernya ini cuma iseng-iseng aja ngisi waktu kosong saya sebelum beraktivitas kembali menuju Ibukota Jakarta. Hehe.

(kayu kering yang hidup sebatang kara, di tengah2 rerumputan yang hijau. Sungguh kasihan sekali nasib batangkayu ini ya? hehe :D.)

(Ini foto diambil di Kebun Raya Bogor. Kupu-kupu, dan bunga. Indah bukan? hehe.)



(hight speed tehnik. Foto 2 speedboat membelah ombak pantai Ancol)

(slow speed teknik. Seorang pedagang asongan yang sedang mencari nafkah di pinggiran jalan kota Bogor)


(tehnik panning. Seorang bapak-bapak yang sedang serius mengendarai motornya)

(hyper vocalfocus tehnik. Foto istana Bogor yang sangat megah di ambil dari dalam Kebun Raya Bogor. Sungguh luar biasa bukan? :D)

Untuk sementara segini dulu foto yang saya upload. Sebenernya masih banyak lagi yang lain. Tapi waktu juga yang harus memisahkankita. (so sibuk) hehe :p. Pokoknya, nanti kalau ada kesempatan pasti saya edit artikel ini. Hehe :D.

Friday, November 11, 2011

11-11-11

Haloo 11-11-11 :)

Spesial nulis blog di hari sepesial. Hehe. Ya, sengaja memang saya meluangkan sedikit waktu saya untuk menulis blog dari kesibukan dan rentetan waktu bermain saya. Hehe.

Ini merupakan hari yang spesial untuk banyak orang di dunia, berhubung hari ini adalah tanggal 11, bulan 11, tahun 2011. Mungkin hari ini menjadi hari yang paling indah di tahun ini. Dikarenakan seluruh anggkanya terdiri dari angka 11 dan pastinya banyak sekali orang2 yang menjadikan hari ini sebagai momment indah mereka.

Hari yang spesial untuk orang lain tapi bukan berarti ini juga menjadi hari yang spesial untuk saya pribadi. Sebenernya ini bisa saja menjadi hari yang sangat spesial untuk saya, jika saja saat ini saya masih mempunyai kekasih (berhubung waktu itu tanggal jadian saya tanggal 11) hehe. Namun, spertinya hari ini adalah menjadi hari yang biasa-biasa saja untuk saya. Tak ada momment yang bisa diabadikan di tanggal ini. Tak ada kata 'happy 10th anniv' yang bisa di ucapkan. Yang ada hanya doa tulus. Doa untuk dia kembali. Dan doa agar dia dijodohkan untuk saya. Amin. Hehe.

Melupakan orang terkasih memang sulit. Bahkan hingga saat ini masih belum ada yang bisa menggantikannya. Meskipun sempat tersakiti, pasti orang yang kita cintai tetap saja baik di pandangan kita. Saya sendiri juga gak tau hati dia masih ada untuk saya atau nggak. Jika tidak, ya setidaknya semoga saja saya selalu ada dalam ingatannya. Hehe. Manusia memang tak ada yang sempurna. Aku dan dia pun demikian. Serta cerita kita dulu? Pastinya cerita kita tiada yang bisa gantikan. Sebegitu dalamnya sosok 'kamu' di dalam aku. Orang yang tidur satu kamar, satu kasur, bahkan satu bantalpun belum tentu bisa memiliki mimpi yang sama. Sama halnya seperti orang yang sudah pacaran sekian lama, belum tentu juga mereka berjodoh. Tapi kalau kata Anji di dalam salah satu judul lagunya sejauh ini "hatiku (berhenti) di kamu".

"#KepadaS Di dunia ini aku adalah orang yang sangat membutuhkanmu untuk aku cintai dan mewarnai hari-hariku".

Salam--

Thursday, October 13, 2011

Sebulan di Ibu Kota Jakarta

Sebulan berada di Ibu Kota Jakarta.

Udah lama juga saya gak nulis blog, sekitar 2 bulan lebih saya gak nulis di blog tercinta ini (maaf kalau agak lebay). Hehe. Mungkin ini disebabkan oleh kesibukan baru saya menjadi mahasiswa, jadi gak ada waktu buat nulis blog. Hehe.

Ya, kurang lebih sudah hampir satu bulan saya berada di Ibukota Jakarta. Pertama-tama pasti merasa asing berada di kota orang dengan orang-orang yang belum pernah saya jumpai sebelumnya. Tapi ini membuat saya belajar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Kalau biasanya saya kenalan dari temen ke temen baru (dikenalin). Kali ini saya harus benar-benar berkenalan dengan cara lebih aktif.

Cukup banyak hal-hal menyenangkan yang terjadi disini (mungkin karena baru, jadi yang ada ya seneng-seneng aja). Hehe. Teman-teman baru saya juga asik-asik. Mereka cepat akrab dengan saya dan saya juga cukup cepat akrab dengan mereka. Padahal saya merupakan salah satu orang yang sedikit pasif kalau berada di lingkungan baru, dan cenderung agak lama untuk beradaptasi.

Diantara teman-teman kelas saya, mungkin saya bisa dibilang paling muda diantara yang lainnya (meskipun ada juga beberapa yang seumuran, tapi itu hanya beberapa orang saja). Ini disebabkan karena saya mengambil kelas malam, jadi otomatis mayoritas penghuni kelas tersebut adalah para pekerja. Jadi, saran saya jika kalian ingin merasa muda, bergabunglah dengan mereka yang tua. Hehe :p.

Pokoknya banyak banget pengalaman baru dan seru yang saya dapat di kota Jakarta saat ini. Kota Jakarta yang jauh berbeda dengan yang dulu waktu kecil saya tinggali. Kalau dulu appartemen itu hanya beberapa saja, sekarang banyak sekali appartement di bangun dengan megah. Gedung-gedung tinggi, dan kemacetan kota yang tambah parah di saat jam2 kerja khususnya.

Untuk sementara segitu dulu aja yang saya share tentang sebulan di ibukota Jakarta. Soalnya mata juga udah mulai ngantuk, dan sekarang juga udah pagi. Hehe.

Salam--

Thursday, July 14, 2011

Saya Berbicara Tentang Musik

Hallo, yihaaa! Akhirnya ada waktu juga untuk menulis blog, dan saya juga merasa kangen untuk menulis setelah saya cukup kehilangan inspirasi untuk saya tulis *halah. Hehe.

Oke, bosen kalau nulis yang cinta-cintaan melulu dan juga gak tau lagi mau nulis tentang cinta-cintaan saat ini. Mungkin kali ini saya akan sedikit nulis tentang musik. Yang pasti musik Cutting Eadge, dan perlu di ketahui kalau saya itu musisi Cutting Eadge juga. Hehe.

Dimulai dari "Apa pendapat saya tentang musik?"

Menurut saya musik adalah Jiwa, sama halnya dengan Agama. Kalau di agama ada ibadah Sholat 5 waktu, menurut saya di musik juga seperti itu dalam kehidupan saya. Seperti banyak orang-orang yang bilang, kalau dalam hidup itu harus seimbang. Dan menurut saya "hablu minawllah dan hablu minawmusik". Hehe.

"Musik apa sih yang saya suka?"

Saya cukup menghargai semua genre musik, apalagi dalam musik rock atau musik-musik Cutting Eadge. Mungkin di sini perlu diketahui juga kalau saya sebenernya kurang suka dengan musik yang menye-menye/mendayu-dayu, atau musik populer yang lagi trend di Industri musik Indonesia a.k.a (Pop Melayu). Dan saya juga masih bingung, kenapa musik seperti itu bisa trend di Indonesia? Hehe.

Oke masih ngomongin dalam kontek genre musik. Saya termasuk manusia yang addict sama musik metal, berhubung musik ini sudah melekat dari kecil dari dalam diri saya. Pertama-tama mah sih saya di perkenalkan musik ini dari sepupu saya yang juga addict sama musik metal. Mungkin untuk sebagian orang pas baru pertama kali denger pasti pada bilang musik ini aneh. Dengan ciri vokal yang 'jejerowokan'. Tapi saya rasa musik ini unik. Berbeda dari yang lain. Dan pastinya memiliki ciri khas yang berbeda dari genre-genre yang lain.

Terus, "Bagaimana dengan Musik Indonesia?"

Menurut saya musik Indonesia lagi sakit. Saya yakin yang memerhatikan musik di Indonesia juga sependapat dengan saya. Dan bisa di bilang sebenarnya musik Indonesia itu kaya dan beragam. Tapi, banyak sekali genre musik yang kurang di perhatikan oleh media-media di Indonesia. Ditambah lagi Industri Musik di Indonesia (Label Musik) yang egois dan hanya mementingkan materi semata untuk kebesaran mata mereka. Maka dari itu makanya gak aneh kalau di TV banyak sekali band-band yang menye-menye, yang menyanyi playback, dan band yang 'itu-itu' saja yang sering kita jumpai di TV. Bukan berarti saya bilang mereka yang itu jelek. Tapi wajar saja kalau kita bosan dengan 'mereka'. Soalnya kalau mau di lihat lagi lebih luas, masih banyak musisi Indonesia yang lebih bagus dan bermutu, seperti Gugun Blues Shelter yang beberapa waktu lalu mereka baru saya main di HardRock Calling di London. Selain itu juga ada band Metal yang namanya sudah kemancanegara seperti Burgerkill. Dan masih banyak lagi band-band Indonesia yang namanya sudah ada kemancanegara. Tapi sangat di sayangkan mereka kurang di expose oleh media di Indonesia.

Semoga saja kita doakan agar musik Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan lekas sembuh dari sakitnya. Amin.

Respect! \mm/

Saturday, June 18, 2011

Pilihan dan Pilihan

Lagi-lagi harus di hadapkan dengan pilihan.

Ya, terkadang kita memang harus di hadapkan dengan pilihan-pilihan dan pertanyaan-pertanyaan. Dan sekarang saya sedang di posisikan untuk memilih sebuah pilihan. Dikarenakan hidup adalah pilihan. Pilihan adalah tuntutan dan terkadang memang sangat membingungkan sekaligus memusingkan. Hehe.

Waktu itu saya sempat bilang dan pernah saya tulis juga artikelnya di blog ini. Yang dimana saya harus di bingungkan dengan memilih SMA atau SMK pada saat saya lulus SMP. Silahkan baca artikel saya yang "'Beruntung Memilih SMK'. Dan sekarang saya lagi-lagi harus di bingungkan dengan memilih kuliah atau kerja. Ini memang pilihan yang sangat membingungkan dan saya yakin ada beberapa di antara kalian juga sempat di bingungkan dengan pilihan ini setelah kalian lulus dari SMA/SMK.

Antara kuliah atau kerja.

Pilihan ini sempat menghantui pikiran saya setiap hari. Di satu sisi saya menginginkan untuk kerja terlebih dahulu, agar bisa hidup lebih mandiri. Lagian saya takut kalau nanti kuliah yang ada malahan buang-buang uang. Berhubung saya sekolah aja gak bener. Walaupun memang nilai yang saya raih gak jelek-jelek amat. Hehe. Tapi di lain sisi orang tua menuntut saya untuk meneruskan dulu ke kuliah. Membingungkan? Memang.

Masalah ini sempat saya bicarakan kepada beberapa teman saya. "Ada teman saya yang bilang kalau belum mau kuliah mendingan nanti dulu aja. Daripada nantinya buang-buang uang". Nah, kalau yang ini sependapat dengan saya. Tapi, di lain sisi ada juga yang bilang. "Mendingan kuliah aja dulu. Kapan lagi ada kesempatan untuk kuliah. Lagian juga aku yakin kamu pasti bisa serius kok. Apalagi kan kamu cowo harus cepet berhasil nantinya kan bertanggung jawab untuk keluarga". WOW! Pernyataan ini cukup membuat saya tercengang. Tapi kalau di pikir-pikir memang bener juga pernyataannya.

Sebenernya sih kalau di bilang masalah kuliah saya gak keberatan. Selama kuliahnya juga masih di daerah Bogor. Tapi keadaannya sekarang saya harus kuliah di Jakarta. Memang ini kota kelahiran saya. Tapi pastinya saya merasa asing dengan suasana Jakarta. Ini dikarenakan saya yang memang besar di Bogor. Tapi ada bagusnya juga saya merasa asing di Jakarta, soalnya kalau menurut Sarah justru disini pointnya biar saya bisa bener-bener kuliahnya. Hehe.

Loh kok Sarah? Hehe, iya saya memang waktu itu meminta saran sama dia. Dan ternyata memang dapat membuat saya tercengang sekaligus tertantang mendengar nasihatnya. Dan sepertinya saya akan mencoba tantangan dari dia. Waktu itu saya juga sempat berjanji sama dia. Dan semoga aja saya bisa menepatinya dengan cepat. Sarah kamu inget janjinya? semoga aja inget ya. Hehe.

Jadi, inti dari tulisan saya adalah jika di hadapkan oleh pilihan alangkah baiknya untuk meminta pendapat kepada beberapa orang untuk meyakinkannya. Dan Sarah adalah orang yang bisa meyakinkan saya waktu itu. Hehe. Terimakasih ya Sarah :). Ehm, tapi ada di lain sisi juga. Kalau ternyata gak ada yang bisa ngeyakinin kalian. Ya, yakini sajalah apa yang kalian yakini. Selama kalian yakin sama pilihan yang kalian pilih. Ya, ada baiknya juga untuk di coba.

Sekali lagi bukan bermaksud untuk mengurui atau apapun. Ini saya hanya ingin berbagi pikiran saya aja sama kalian. Boleh setuju tapi boleh juga tidak. Terserah. Hehe.

Salam --

Friday, June 17, 2011

Lihatlah Pada Cermin


Bercerminlah ketika kamu membaca kalimat itu. Disaat aku tak ada di hadapanmu. Ya, itulah yang selalu ada di hatiku hanya untukmu. Dan tak mungkin aku mengatakannya kepada orang lain selain kamu.


Bercerminlah ketika kamu membaca kalimat ini. Karena kama pasti akan melakukan hal yang sama dengan kalimat yang aku tulis. Dan ternyata kamu lebih terlihat cantik jika tersenyum.


Thursday, June 16, 2011

Agustus Membisu

Pagi : Aku tak sempat bertemu denganmu.
Siang : Aku tak ingin berbicara padamu.
Malam : Aku tak mampu berkata di hadapanmu.

Saat waktu itu aku menjadi manusia bisu. Tak ada kata-kata yang ku ucapkan padamu. Di saat kau mencariku. Aku menghampirimu tapi aku tak ingin berbicara padamu. Di saat kau dalam situasi sulit. Aku dengan sendirinya menghampirimu tapi aku tak mampu berkata-kata di hadapanmu.

Bibirku membisu, mataku berkaca-kaca haru, dan sesekali mengeluarkan air mata karenamu. Tak berdayanya aku melihatmu. Aku menemanimu dan berada di dekatmu. Lalu, kau menyampaikan pesan padaku dengan sebuah isyarat. Dan aku mengerti apa makna yg tersirat.

Hingga akhirnya penyesalan dan rasa kehilangan yang ada di diriku. Setelah keesokan harinya, aku membaca papan kayu yang ada di hadapanku bertuliskan:
STANLEY ARIANTO BALZAR BIN MARTINUS FERDINAND BALZAR, wafat: Bogor, 8 Agustus 2008.

Ya, itulah makammu. Tempat peristirahatan terakhirmu. Aku sadar, ternyata kau telah meninggalkanku dan aku pasti akan menyusulmu. Pasti, suatu saat nanti!

Waktu terus bergulir.
Kita akan pergi dan ditinggal pergi.
Redalah tangis redalah tawa.
Tunas tunas muda bersemi.
(Iwan Fals - Satu-satu)

Tertanda: Aku 'JORDY GIOVANNI BALZAR'

Wednesday, June 15, 2011

Akhirnya Wisuda Juga

Wisuda apa? Ini wisuda saya di SMK. Sangat menyenangkan sekaligus mengharukan.

Menyanangkan kenapa?

Menyenagkan akhirnya saya tidak terlibat lagi di sekolahan tersebut. Soalnya saya cukup muak dengan pelajaran dan guru-guru yang ada di sekolah tersebut. heheh.

Mengharukan?

Mengharukan karena saya harus mulai berpisah dengan teman-teman sepermainan saya. Bisa di bilang soalnya yang ngangenin dari masa-masa sekolah itu bandelnya daripada rajinnya. Soalnya kalau sekolah gak ada bandelnya kurang asik saudara-saudara. hehe.

(Ini dia foto saya dengan memakai toga, cukup tampan tapi toga yang saya pakai kegedean)


Tepat pada tanggal 4 Juni 2011 saya resmi di wisuda dari sekolah saya belajar. Dimulai dari pukul 07.00 saya bergegas ke Gedung Megantara untuk menjadi Wisudawan. Pertama-tama memang membingungkan, soalnya saya gak ikut gladiresik pada sehari sebelumnya di karenakan malas. hehe.

Pada saat sampai di sana, saya bingung harus mengambil toga saya di mana, soalnya teman-teman saya yang lain sudah mendapatkan toga pada saat gladiresik tersebut. Karena panik, saya pun jadi sibuk sendiri cari sana sini, mundar mandir cari toga. Setelah bertanya sana sini ternyata toga ada di panitia. Saya minta toga saya, tapi ternyata toga untuk saya gak ada, toga yang seharusnya saya pakai ketuker oleh orang lain. Lagi-lagi karena panik, waktu juga udah mepet. Akhirnya saya putuskan untuk memakai toga yang ada/tersisa.

Berhubung saya gak ikut gladiresik sehari sebelumnya. Saya pikir semua toga itu sama. Ternyata saya dapet toga jurusan TKJ, sedangkan saya jurusam MM. Di mana begadanya? Toga MM itu seharusnya warna biru, sedangkan saya mendapat yang berwarna merah. Karena berbeda saya komplain ke panitia kalau ternyata toga yang saya dapet itu beda jurusan. Tapi, ini gak di gubris oleh panitia. Saya pikir saya udah tenang, ternyata harus di sibukan lagi dengan toga yang berbeda.

Tapi kok itu foto di atas berwarna biru? Berhubung saya gak PD pake toga yang berbeda warna dari teman-teman satu jurusan. Ya, saya berusaha untuk merayu dan membodoh-bodohi teman saya, ternyata berhasil. Akhirnya saya pun tukeran dengan toga teman saya. Padahal dia satu jurusan sama saya. Jahat? mungkin. hehe.

Saya gak mau banyak cerita, mungkin ini ada beberapa foto2 saya bersama teman-teman yang lain yang di ambil setelah acara:



(Ini foto saya bersama band MLM. Arwin, Hadi, Riki, dan saya)



(Ini foto saya bersama Olok-olok/teman sepermainan di kelas saya. Sebenarnya ada 2 orang lagi tapi pada saat itu dia sedang entah berada di mana. Ndaru, Angga, Alan, Saya, dan Aji)

(Ini foto saya bersama teman-teman saya yang lain, bisa di bilang namanya Laskar Petir. Sebenarnya masih banyak yang lain tapi entah mereka sedang berada di mana saat itu. Rivan, Agus, Saya, Denny, Tomi, dan Andri)

(Ini foto saya bersama Laskar Petir versi lebih banyak. Denny, Alan, Angga, Ndaru, Odoy, Saya, Agus, Mamay, dan Wais)

(Ini foto saya bersama Laskar Petir dan Pak Haji guru agama. Dialah salah satu guru favorite anak-anak. Mohon maaf namanya gak bisa saya sebutin satu persatu, soalnya terlalu banyak hehe)

(Ini foto saya bersama MLM dan adek-adek kelas saya. Pada saat ini saya baru selesai manggung, ternyata saya dikagetkan dengan di ajakin foto bareng mereka. Saya pikir mereka cuma mau foto sama personel dari MLM, tapi ternyata saya juga di ajak/mungkin di antara mereka ada yang ngefans sama saya. Hehe. Maaf saya gak bisa nyebutin namanya, soalnya saya gak terlalu kenal tau siapa aja. Nanti yang ada malahan salah sebut. Hehe)

Foto yang saya punya baru segitu, mungkin nanti kalau ada lagi saya edit artikel ini. Sekian!

Salam --

Tuesday, May 17, 2011

Puisi Mini (Selamat Pagi)

1#
Kuucap doa setelah bisa merasakan pagi. ku biarkan doa itu dibawa udara dan lari. agar tak ada rasa benci dalam diri. selamat pagi.

2#
Kamu mata dan aku hari, kita adalah matahari, selamat pagi.

3#
Tentang dirimu adalah hal yg pertama kali hadir dalam pikiranku. bahkan sebelum pagi sendiri itu datang. selamat pagi :).

4#
Selamat pagi matahari, sinarmu cerah pagi ini, membuatku tersenyum mengawali hari ini.

5#
Bahagia sekali rasanya, bisa terbangun dari tidur dan bisa melihat kembali masih ada pagi di hidupku, dan masih ada kamu di dalamnya.

6#
Bisa mengedipkan mata kembali di pagi hari setelah terpejam ialah suatu kenikmatan. Selamat pagi :).

7#
'selamat pagi, sarapan ya'. Kemana kalimat itu sekarang? Dia tak hadir lg ke hp saya.

8#
Bersyukurlah sy msh bs berkedip, melihat datangnya pagi. meskipun gak ada kamu di ponselku tp kamu msh tersimpan di hatiku. Selamat pagi :).

9#
Bersyukurnya aku karena ternyata msh bisa diberi kepercayaan untuk menikmati hari. selamat pagi :).

10#
pagi. embun pagi yg bersembunyi di balik dedaunan lalu menetes dgn perlahan. itulah rinduku!

11#
Selamat pagi. Pagi ini cerah burung burung berkicau untuk menyambut pagi hari sebelum siang melupakannya :).

12#
Selamat pagi, pagi, dan pagi. Rutinitas pertama kali yg saya lakukan ialah cek HP apakah terdapat ucapan selamat pagi atau tdk, ternyata pagi ini ada :).

13#
Selamat pagi, pagi ini saya tdk mendengar kicauan burung yg merdu tp saya mendengar suarak detik jarum jam yg menunjukan pagi telah tiba :).

14#
Selamat pagi, pagi yg menentramkan saat aku menyadari bahwa peraasaanmu tak berubh untkku :).

15#
Selamat pagi. Pagi doa2 baik, semoga banyak 'semoga' yg terkabul di hari ini. InsyaAllah. AMIN.

Puisi Mini (Diriku Adalah Aku)

1#
Diriku adalah aku, yang mencintaimu dgn caraku sendiri.

2#
Diriku adalah aku, yang selalu terdapat dirimu di dalamnya.

3#
Diriku adalah aku, yang selalu mendoakan kebaikan dan keselamatanmu.

4#
Diriku adalah aku, yang telah berjanji kepada Tuhan untuk membuatmu bahagia.

5#
Diriku adalah aku, yang tak bisa untuk tidak mencintaimu.

6#
Diriku adalah aku, yang selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakanmu.

7#
Diriku adalah aku, yang dimana setiap hembusan nafasku itu menandakan aku mencintaimu. Sampai aku tak tau lg bagaimana caranya bernafas.

Puisi Mini (Hidup Itu Pilihan)

1#
Hidup itu pilihan. Semoga bersamamu adalah rencana tuhan.

2#
Hidup itu pilihan. Aku mencintaimu dgn penuh sesungguhan.

3#
Hidup itu pilihan. Saat ini aku sdg merindukan sebuah senyuman.

4#
Hidup itu pilihan. Apa kamu mencintaiku dgn penuh kesungguhan?

5#
Hidup itu pilihan. Memilih utk tidak mencintaimu adalah KETIDAKMUNGKINAN.

6#
Hidup itu pilihan. Membohongiku akan membuatmu jauh dari yg namanya kebenaran.

7#
Hidup itu pilihan. Mengkhianatiku adalah kesalahan.

Monday, May 16, 2011

Puisi Mini

1#
Suatu saat nanti, akan tiba saatnya. Sebagian dari namaku adalah namamu. Dan kau yang menjadi ibu dari anak-anakku.

2#
Kulihat sepasang bintang bersinar dengan sangat indah malam ini. Sama seperti indah mata mu yg tak pernah bosan untuk ku pandangi.

3#
Aku seorang yg berdiam di depan cermin, lalu tersenyum karena seorang kamu yg berada di benakku.

4#
Siang adalah siang, di benaku dirimu slalu terngiang-ngiang, lalu aku tersenyum untuk menikmati kau yg tersayang.

5#
Hanya kau seorang satu, yang akan selalu aku tunggu, sampai yakinnya perasaanmu untukku, dan kau selalu ku simpan di hatiku.

6#
''Genggamlah aku di tanganmu, Tuhan'' ~ adalah doa yg kukatakan dalam hati ketika kau berkata ''jodoh itu di tangan Tuhan''.

7#
Mendoakanmu adalah cara ku mencintaimu yang paling syahdu.

8#
Jika mencintaimu adalah waktu, aku adalah jarum jam tersebut yg di mana senangtiasa berputar hingga menunjukan waktu yg tepat.

9#
Saat kau merasa bahagia. Ku di sini kan merasa bahagia. Meskipun kau bkn lg milikku. Kau kan slalu tersimpan dihatiku.

10#
Tak akan kuberikan separuh cintaku untukmu. Tapi, akan ku berikan seluruhnya hanya untukmu.

11#
Tak banyak memang yg kupahami tentang hidup. Semenjak ku bersamamu. Aku tahu, hidupku adalah untuk mencintaimu.

12#
Bersyukur msh ada pagi dan msh ada kamu. selamat pagi untuk 'kamu' yg di sana.

13#
Aku selalu rindu dgn kebahagiaan itu dr pesan singkatmu yang hanya sekedar mengingatkanku: untuk tidak merokok dan tidur terlalu malam.

14#
Aku seorang yang tertidur sambil tersenyum, yang disebabkan karena senyumanmu.

15#
Aku akan terus menulis semua tentangmu. hingga aku tak bisa lagi melihat yang namanya keindahan, yaitu senyumanmu.

Wednesday, May 11, 2011

Aku dan Waktu di Jam Tanganku

Aku sering memandangi detik jarum jam di tanganku, seperti aku yg selalu mempertanyakan sampai kapan aku bernafas.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, tidak mencintaimu adalah hal yg tdk mungkin bagiku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, karena aku akan berusaha utk tetap mencintaimu di dlm jantungku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, sesenang aku menunggumu hingga kamu yakin dgn perasaanmu utk kembali padaku.

Aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, hingga aku sadar waktu yg telah pergi, tidak utk disesali.

Dan aku senang memandang detik jarum jam yg berada di tanganku, karena kamu selalu menghadiri benakku di setiap perputaran waktuku.

Kata Rasa Cinta (Kok Jadi Curhat! II)

Disini saya ingin sedikit berbagi tentang pemikiran asal saya tentang Kata, Rasa Cinta.

Saya ingin berbicara tentang 'kata'. Dalam segi bahasa, pengertian kata adalah morfem atau kombinasi morfem yang oleh bahasawan dianggap sebagai satuan terkecil yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas. Menurut saya “kata” adalah unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat di gunakan dalam berbahasa.

Terdapat makna dalam setiap kata. Salah dalam berkata dalam sebuah kalimat dapat mengandung makna yang berbeda. Kata sendiri dalam keluar baik dalam ucapan ataupun tulisan, baik secara diplomatis atau tidak diplomatis, puitis atau tidak puitis tapi menurut saya yang terpenting dari kata adalah jujur/tulusnya dia berkata. Karena yang paling bermakna dari sebuah kata adalah jujur bukan dusta.

Dalam rasa sebenernya bersangkutan dengan cinta, yang di sebut rasa cinta. Soalnya menurut wikipedia cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Jadi, kalau di simpulkan cinta itu adalah sebuah rasa tepatnya rasa hati (perasaan). Nah, seperti dengan perasaan saya yang lagi gak menentu saat ini. hehe.

Saya pernah tulis sebelumnya "Persetan! dengan cinta yang tak harus memiliki. Karena perasaan cinta atau rasa sayang itu harus bertimbal balik, kalau gak ada timbal balik, mungkin lebih baik gak usah mencintai. Buat apa ngasih rasa sayang buat orang yang nggak mau menyayangi balik?". [Kalau belum baca, silahkan baca artikel saya "Kok Jadi Curhat!"]. Setelah menulis artikel itu disini malah menjadi bermunculan pertanyaan dari diri saya sendiri. [Karena mungkin waktu itu kondisinya berbeda dengan saat ini saya rasakan] "Apa dia masih mencintai saya?", "Apa dia masih ada rasa sayang untuk saya?", Jika iya "kenapa harus berakhir?", dan jika tidak "Apa saya harus menunggu sampai dia benar-benar yakin dengan perasaannya?" atau "Mungkin lebih baik saya yang berhenti?". Membingungkan? Memang. Susah juga memang untuk tidak mencintai orang yang benar-benar kita cintai dengan tulus kalau belum ada pengantinya. Yang pasti sampai saat ini saya masih cinta dan sayang sama dia. Hehe.

Semua pertanyaan ini seakan menjadi misteri. Yang akan terungkap jika saya menanyakannya langsung. Tapi butuh waktu yang tepat untuk menanyakannya. Ingin sebenarnya saya nanya langsung, tapi terkadang saya berfikir memang lebih baik saya diam. Karena percumah juga saya nanya, soalnya kalau dia emang sayang kenapa harus berakhir? Berarti kalau begitu jawabannya 'Tidak'. Tapi di lain sisi saya merasa penasaran dengan pertanyaan pertanyaan tersebut. Kerena sudah cukup lama juga saya diam. [sekali lagi kondisi waktu itu berbeda dengan saat ini yang saya rasakan].

Jadi yang pasti di sini adalah jika mencintai seseorang itu harus di perjuangin, bersyukur kalau bisa memiliki. Tapi kalau udah berjuang masih gak ada rasa timbal balik, jangan di paksain! karena kalau di paksa belum tentu nanti hasilnya baik. Jadi, lebih baik berhenti.

ingin sungguh aku bicara satu kali saja
sebagai ungkapan kata perasaanku padamu
telah cukup lama ku diam di dalam keheningan ini
kebekuan di bibirku, tak berdayanya tubuhku
[Anji - Ternyata Cinta]

kan butuh waktu tuk membuktikannya
semua rasa yang ada di antara kita
senang selalu memulai semua kisah cinta
walau pun di antara sedih kan menyapa
[Drive - Seakan di surga]

Aku tak beranjak menatap hidupmu

Meski kau tak lagi bersamaku
Saat kau tak bisa hadapi semua
Perih yang mendera karenanya
Datang kepadaku sandarkan hatimu
Kapanpun kau mau kan ku tunggu
Ku menunggu
[Drive - Disini]

Itu beberapa kutipan lirik yang cukup mewakili perasaan saya saat ini. Disini saya hanya sekedar berbagi [unek-unek] saya saja. Dan, maaf kalau malah jadi curhat lagi. Hehe. Daripada tambah ngaco dan karena sudah gak sabar untuk memposting tulisan ini, jadi tulisan ini saya akhiri saja.

Semoga dengan saya menulis postingan ini, ada yang sebuah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan saya tadi. Amin :D

Monday, May 9, 2011

Bintang dan Cinta Terang

lihatlah bintang, yang terpancar terang.

kuyakin itu cinta.


yang terasa tenang, dan takan menghilang.

meskipun siang datang.




disini ku kan berjanji, kita kan selalu bersama.

takan ada kata berpisah, dan tak usah kau merasa gundah.



tak perlu kau tanya, bagaimana nantinya.

ku yakin kita kan bahagia, dan tak ada luka.



lihatlah bintang, yang terpancar terang.

disitulah cinta kita.


yang terasa tenang, dan takan menghilang.

meskipun siang datang.



Senang rasanya bisa memulai kisah cinta, yang berujung dengan bahagia.

Wednesday, May 4, 2011

Penerimaan

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

Maret 1943 - Chairil Anwar

Monday, April 18, 2011

Kok jadi Curhat!

Apa salah saya?

Dengan tiba-tiba di putusin degan alasan yang sebenernya belum saya mengerti. [Maklum masih ada perasaan luka. Mungkin karena belum ada pengganti]. Hehe. Tapi, kalau ngomongin salah atau nggknya mah emang gak perlu si laki-laki berbuat salah untuk di putusin cewe. Apa saya selingkuh? Nggk ah! Memang terkadang, banyak cewe yang mutusin cowoknya tanpa adanya kesalahan. Mungkin, itu karena si cewe udah ilang aja persaannya alias udah gak sayang!

Loh kok lu bisa ngomong gini, Jor?

Ini sebenernya dari pengalaman saya sendiri. Ketika ada suatu hari seorang temen perempuan saya sms saya dengan kata "Jor, kata-kata buat mutusin yang bagus gimana ya? Gue pengen pegat sama cowo gua". Tersontak saya pun bingung dengan pertanyaan dia. "Waduh, lu ngarang aja sendiri deh. Emang putus kenapa?" pertanyaan saya untuk dia. Terus dia bales "Sebenernya gak apa-apa sih. Cuman gue bosen aja". Entah dia jujur atau nggk. Yang langsung terpikir di pikiran saya adalah "Waduh! berabe juga nih kalau kaya gini kejadiannya". Hehe. Maka dari itu, setelah saya pikir-pikir itu, saya jadi sadar kalau laki-laki itu gak harus punya kesalahan untuk di putusin.

"Cinta itu gak harus memiliki"

Persetan! dengan kalimat itu. Dulu saya emang percaya dgn kata-kata itu. Karena dulu saya berpikir kalau dia perempuan yang tepat. Yang selama ini saya cari. Tipe saya banget. Tapi saya sadar, kalo perasaan saya itu semu! Kalo dia emang sayang sama saya, nggak akan dia ninggalin tanpa alasan yang jelas! Dan, ternyata percumah juga saya mencintai tanpa rasa timbal balik. Karena rasa sayang itu harus ada timbal balik. Buat apa ngasih rasa sayang buat orang yang nggak mau menyayangi balik? Mending cari lagi perempuan lain yang ingin menyayangi dengan apa adanya. Meskipun memang berat untuk melupakan dan sebenernya masih ada rasa berharap. Hehe. Ya, tapi urusan hati dan perasaan mah emang sulit untuk ditebaknya. Terima dan nikmatin ajalah semuanya. Dan, bersyukur kalau hubungan yang sebelumnya bisa diperbaiki untuk lebih baik.

Jadi, intinya adalah. Bukan maksud menggurui, atau sok bijak ya. Buat kamu yang sekarang disakiti orang. Urusan percintaan maksudnya. Tenang saja. Semua ada saatnya. Nanti juga dapat yang lebih baik. Nanti juga kamu menemukan kebahagiaan yang kamu cari. Dan saya percaya itu.

Tuhan itu maha Adil.

Saturday, April 16, 2011

Masa Indah Putih Abu

Ujian sudah di depan mata. Sebentar lagi menuju kelulusan.

Ya, dalam hitungan hari masa depan saya di tentukan. Bersekolah selama 3 tahun, dan hanya ditentukan dengan 3 hari dan 3 pelajaran saja. Adil? Menurut saya sih tidak tapi apa boleh buat ini udah jadi keputusan pemerintah. Ikuti dan nikmati aja. hehe.

Tapi buka masalah UN yang saya ingin ceritakan. Disini saya akan sedikit menceritakan tentang saya sekolah di SMK selamat 3 Tahun. Sudah 3 tahun bersama dengan teman-teman di sekolah. Gak kerasa ternyata sebentar lagi kita harus berpisah. Dan pasti kita akan menentukan masa depannya masing-masing. Meraih mimpi kita masing-masing.

Banyak sekali kenangan indah di masa sekolah. Mungkin kenangan ini hanya dapat saya ceritakan nanti dengan anak atau cucu saya kelak. Dari yang Suka, Duka, dan Nakalnya saya di sekolah. hehe.

Pertama kali masuk SMK mungkin saya merupakan orang yang kurang bergaul dengan. Hanya ada beberapa teman deket saja. Kalau misalnya di tanya siapa aja teman-teman di angkatan saya waktu itu, mungkin hanya beberapa saja yang saya kenal. Entah karena apa saya gak terlalu senang bergaul di sekolahan. Soalnya saya lebih banyak bergaul di lingkungan luar sekolah. Hehehe.

Di kelas 1 saya hanya bergaul dengan teman-teman sekelas aja. Kalau yang bukan teman sekelas, saya mungkin gak kenal dengan mereka. Atau karena saya orangnya pendiem jadi orang-orang juga segan untuk berbicara dengan saya. Padahal kalau di ajak ngobrol mah saya gak keberatan. Tapi ini cukup aneh menurut saya, kalau mereka yang tidak saya kenal ternyata mereka kenal dengan saya. hehe.

Mulai naik ke kelas 2, pertemanan saya mulai sedikit meluas. Tapi gak sepenuhnya saya bergaul di sekolah. Lagi-lagi hanya teman sekelas aja. Berhubung kelas baru dan penghuninya (teman-teman) pun pasti baru. Tapi hampir dari 60% penghuninya adalah teman saya yang sudah saya kenal di kelas 1. Hanya ada beberapa saja penghuni barunya. Hehe.

Tapi di kelas 2 ini cukup banyak kenangan. Berhubung di kelas 2 ini saya sedang di tugaskan untuk magang di salah satu kantor Asuransi di Jakarta. Ada 4 orang yang saya ajak untuk magang ini. Soalnya ini perusahaan dulu Ibu saya bekerja. Jadi saya di kasih kesempatan untuk magang di kantor ini. 5 orang yang manang di Jakarta itu adalah Saya, Nurhadi, Deri, Andri, dan Muhidin. Kalau Nurhadi dan Deri memang teman dekat saya di Sekolahdari kelas 1. Berhubung kalau si Nurhadi teman deket saya untuk Nebeng pulang bareng dari kelas 1 sampe kelas 2. Hehe. Dan kalau si Deri temen kelompok saya dalam urusan kerja kelompok. Sedangkan yang dua lagu Andri dan Muhidin adalah teman saya yang waktu itu belum mendapatkan tempat magang jadi ya saya ajak mereka. Soalnya saya waktu di minta 5 orang untuk magang di sana.

Pada saat saya magang di sana, saya benar-benar merasakan yang namanya kerja meskipun baru sekedar magang saja. Abis subuh itu yang biasanya saya masih santai-santai/tidur di rumah, tapi pas magang saya harus segera pergi untuk magang. Kenangan dari mata ngantuk karena kurang tidur yang akhirnya saya sering ketiduran di ruangan kantor kalau kerjaan udah selesai. Desek-desekan di kereta dengan orang banyak. Setiap hari makan masakan padang pas istirahat. Pulang sore naik bis ke rumah tante saya dengan kemacetan yang ada di Jakarta.

Dan adalagi hal yang gak mungkin untuk saya lupakan dan hal ini menjadi hal terlucu menurut saya. Jadi, ketika saya lagi jalan dari stasiun menuju kantor. Dengan tiba-tiba teman saya yang bernama Nurhadi di cium pipinya oleh seorang pria yang sedikit melambai. Entah karena muka dia yang imut seperti Maho atau Dia cukup menggairahkan buat banci itu atau Entahlah. Tapi yang pasti pada saat kejadian ini saya ketawa ngakak di pinggir jalan dan lupa akan segalanya. Hehe. Dan masih banyak lagi hal yang menesankan lainnya.

Mulai beranjak naik ke kelas 3, nah di sini saya mulai berbaur dengan yang lain. Lagi-lagi karena kelas baru dan penghuni baru. Dan di kelas baru ini 80 %nya adalah teman-teman yang belum saya kenal sebelumnya. Mulai dari sinilah di kelas 3 saya lebih sering menghabiskan waktu dengan teman-teman sekolah. Dan di kelas 3 ini juga gak kalah mengesankan dari kelas 2. Hehe.

Di kelas 3 ini saya memiliki kelompok yang bernama "olok-olok". Entah dari mana nama ini di ambil, tapi yang pasti kita ini senang sekali mengolok-olok orang lain, jadi orang sering di sebut "olok-olok". Kelompok ini bukan kelompok belajar bareng tapi kumpulan anak-anak pemberontak dan kritis. Olok- olok sendiri terdiri dari 7 orang: Saya, Ndaru, Alan, Angga, Agus, Aji, Denny. Tempat nongkrong kami gak lain dan gak bukan adalah di rumah Alan. Hampir setiap hari dan setiap pulang sekolah kami kumpul di rumah si Alan. Berhubung juga karena rumahnya gak terlalu jauh dari sekolah.

Semakin banyak yang nongkrong di rumah Alan. Di sini juga saya jadi kenal dengan teman-teman yang lain. Dari yang dulu hanya sekedar kenal di kelas 3 jadi deket karena sering nongkrong bareng. Ini dikarenakan kakanya si alan yang masi satu sekolah dengan saya dan satu angkatan juga namaya Mamay sering ngajak nongkrong bareng temen kelasnya di rumahnya. Jadi kami berbaur bersama. Sehingga gabungan kumpulan ini sering di sebut Laskar Petir (Penghuni Terakhir). Lagi-lagi saya gak tau dapet dari mana nama ini. Hehe.

Teman-teman di laskar petir terdiri dari banyak anggota: Alan dan Mamay sebagai tuan rumah, Saya, Ndaru,Angga, Agus, Aji, Denny, Ginda, Eno, Fahmi, Bamabang, Odoy, Deri, Tommy, Wais, Fajar, dll. Kebersamaan dan kesederhanaan di sini sangat terasa. Dari kumpul bareng, ngopi bareng, main kartu bareng, ngolok-ngolok bareng, becanda bareng, cabut sekolah bareng, semuanya hampir di lakukan bareng-bareng. Dan yang pasti dari kumpulan ini yang gak bisa saya lupakan adalah taruhan futsal. Soalnya hampir dari semua kumpulan yang ada di sekolah saya, dari mereka gak ada yang bisa ngalahin tim futsal saya (sombong). Hehe. Dan dari hasil menang tersebut, langsung di pake hura-hura di rumah Alan (Petir).

Gak kerasa ternyata sebentar lagi udah kelulusan. Masa Putih Abu tinggal beberapa hari lagi. Setelah itu mementukan masa depan sendiri-sendiri. Gak ada lagi kalau cabut sekolah ke ngumpul di rumah Alan, pesta phora bareng abis maen futsal, ketawa bareng, mengolok-ngolok yang satu dengan yang lain, di kelas nyontek bareng, dll. Pokoknya banyak sekali hal-hal yang mengesankan dari masa Putih Abu.

"Tiada lagi canda tawa di antara kita. Mungkin nanti suatu masa. Kita kan bersua kembali". Cukup sedih memang kalau harus berpisah dengan kalian. Tapi di lain sisi juga pastinya kita semua pengen lulus dan menggapai cita-cita masing-masing. Semoga aja kelak kita bertemu dan menjadi orang yang sukses semuanya. AMIN.

Monday, April 11, 2011

Sekarang 11 April 2011

Sekarang tanggal 11 April.

Ya, sekarang tanggal 11 April, seharusnya hari ini adalah 3 bulan Anniversary saya dengannya. Namun ternyata ini tidak sesuai dengan kenyataan yang ada sekarang. Mengapa?

Karena tepat pada tanggal 2 April kemarin kurang lebih pada pukul 14.30 ada pesan singkat yang masuk ke hp saya. Pesan singkat ini rasanya tak ingin saya terima dan seharusnya pesan singkat ini gak masuk ke hp saya. Tapi apa boleh buat. Tercengang, kaget, diam tak berdaya seketika sambil di selimuti rasa tak percaya saat saya membacanya. "Apa hubungan saya sesingkat ini?". "Kenapa?". "Apa tak ada yang bisa di perbaiki?". Itulah pertanyaan yang langsung menyelimuti saya.

Ya, Pesan itu ternyata masuk dengan kalimat yang sangat mengagetkan saya. Ternyata hubungan saya harus berakhir cukup sampai di sini. Mood main PB hilang dengan seketika. Karena pada saat pesan itu masuk saya sedang main PB dengan teman2 saya. Yang tadinya tertawa lepas tiba-tiba berubah dengan rasa kepedihan. Gak pikir panjang saya langsung mencoba meminta penjelasannya. Sebenernya saya pengen langsung dengar langsung dari mulutnya. Tapi saya mencoba untuk menelpon, ternyata nomer saya dialihkan olehnya saat itu. Entah kenapa.

Akhirnya saya balas pesan singkat dari dia, dan meminta sedikit penjelasannya. Setelah mendengar penjelasan darinya, saya pun mencoba untuk mengerti. Walaupun sungguh berat dan sulit untuk merelakannya. Tapi, lagi-lagi apa boleh buat. Mungkin memang cinta sejati belum berpihak pada saya. hehe :D. Saya menghargai keputusan yang telah dia ambil. Ini memang bukan keputusan yang benar menurut saya, tapi mungkin ini keputusan terbaik menurut dia dan semoga bisa membuat dia merasa bahagia.

Kecewa? Ya, memang kecewa. Benci? Tidak. Buat apa kita membenci orang apalagi orang yang saya sayangi. Saya malahan sangat senang jika bisa berkomunikasi dengan sangat baik dengannya. Karena hubungan yang diawali dengan baik-baik kenapa harus diakhiri dengan saling membenci. Menurut saya membenci orang lain itu gak ada gunanya. Ya, Inilah resikonya. Cinta bisa datang kapan saja, di mana saja dan dengan cara apa saja. Begitupun sebaliknya. Jadi kalau kita siap untuk menjalin hubungan kita pun harus siap kalau tiba-tiba hubungan itu berakhir, meskipun sulit untuk melupakannya.

Masih berharap? Ya, Karena saya masih sangat mencintainya. Tapi saya pun gak mau berharap dengan begitu besar. Karena kalau terlalu besar saya takut nantinya malah makan hati kalau gak tercapai. Menyerah? Tidak, tapi saya hanya ingin menjaga diri saya sendiri dari kekecewaan. Untuk saat ini nikmati saja keadaan ini. Dalam kesepian, kesendirian, dan kerinduan.. Menunggu? Ya. Mungkin saya menggugu dia untuk benar-benar yakin dulu dengan perasaannya. Karena saya juga gak mau memaksakan kehendak dia. Kalau ternyata dia gak mau lagi untuk melanjutkan hubungan ini, sudahlah. Karena saya gak mau menjalankan hanya dengan keterpaksaan.

"Saat kau merasa bahagia, ku disini kan merasa bahagia. Meskipun kau bukan lagi miliku, tapi kau tersimpan di hatiku. Aku masih sangat mencintaimu, tak bisa tuk ku melupakanmu. Tapi ku kan coba untuk mengerti keputusanmu". Terima kasih untuk semuanya. Meskipun sekarang hubungan kita berakhir, aku harap kamu mau mengenang aku seumur hidup kamu. Gak ada yang perlu di sesali. Jangan di tangisi. Biarlah ini menjadi pembelajaran kita untuk di masa depan ˘⌣˘. Jaga diri baik-baik ya. Gapai cita-cita kamu. Aku hanya bisa mendoakan kebaikan dan keselamatanmu.

Ya, saya sadar memang nasib cinta siapa yang tau. Dan, dia pernah bilang sama saya "kalau jodoh itu gak akan kemana-mana". Ehm, kalau memang ternyata nanti kita berjodoh? Kita liat aja nanti ˘⌣˘. I''ll always love you #KepadaS.

Udahan ah. Maaf nih kalau jadi sedikit curhat. hehe :D.

Akhir yang Tak Akan Berakhir

Dari semua rangkaian kisah cerita cinta.
Perpisahan memang sungguh menyiksa.
Di benakku bayangan dirimu selalu ada.
Dan aku hanya dapat tersenyum menikmatinya.

Dalam kesendirian yang sungguh menyiksa.
Aku tak mampu untuk banyak berkata.
Cinta yang dulu indah terasa.
Mengapa harus berujung dengan kecewa.

Tapi aku tak ingin menjadikan kau kenangan.
Akan ku jadikan ini sebuah pembelajaran.
Mungkin untuk nanti kita lanjutkan.
Ya, kita lanjutkan di masa depan.

Monday, March 28, 2011

Dekat Denganmu

Ingin sekali rasanya aku lebih dekat denganmu.
Menjumpaimu 5 kali dalam sehari.
Namun, semua itu belum bisa terlaksana bagiku.
Entah karena apa semua itu rejadi.
Mungkin terlalu banyak iblis yang melekat di diriku.

Suatu saat nanti, jika kau masih percaya padaku.
Aku akan melakukannya hanya untukmu.

Monday, March 14, 2011

Kamu Cuma Satu – Naif

Kau yang paling setia, kau yang teristimewa
kau yang aku cinta, cuma engkau saja
dari semua pria aku yang juara
dari semua wanita kau yang paling sejiwa

denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka
denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku

kau satu-satunya dan tak ada dua
apalagi tiga, cuma engkau saja

denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka
denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku

kau satu-satunya dan tak ada dua
apalagi tiga, cuma engkau saja
dari semua pria aku yang juara (aku yang juara)
dari semua wanita kau yang paling sejiwa

denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka
denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku
untukku, untukku, untukku, untukku

Friday, March 11, 2011

You’re The One For Me

Hari ini tanggal 11.

Ya hari ini tanggal 11 dan itu merupakan tanggal jadian saya bersama pacar. Pertamanya saya gak sadar kalau hari ini tanggal 11. Mungkin ini di sebabkan karena saya kurang memperhatikan tanggalan. Bukan berarti saya gak punya tanggalan di rumah. Hehhe. Saya baru menyadarinya setelah beberapa jam bangun tidur lalu saya melihat jadwal UTS, dan ternyata saya libur hari ini. Untuk itu saya menyempatkan menulis ini.

Ya 2 Bulan saya berpacaran bersama Sarah Destia. Itulah nama sang kekasih. 2 Bulan memang waktu yang belum begitu lama. Masih panjang perjalanan saya dengannya. Semoga semuanya berjalan lancar dan baik2 saja. Kalau bisa sampai menikah, lalu tua. Hehe.

Pertama saya tahu dia itu waktu saya SD. Karena saya dengan dia satu SD waktu itu. Pertama mah sih biasa aja, gak ada kesan yang mendalam tentang dia. Tapi jujur saya sudah mengagguminya saat itu. Hehhe.

Hingga akhirnya saya bertemu kembali saat SMP, lagi-lagi saya satu sekolah sama dia. Entah secara kebetulan atau memang sudah ditakdirkan oleh Tuhan saya juga gak tau. Hehe. Tapi waktu pertama kali masuk SMP saya masih belum kenal dekat dengan dia. Hanya sekedar kenal dan tau saja.

"Cantik Juga Ternyata" pikir saya lagi.

Beberapa bulan sebelum saya jadian memang sudah pendekatan dengan dia, tapi saya lupa bagaimana proses pendekatan tersebut. Seingat saya kalau gak salah waktu itu saya jadian sama dia di masa SMP tanggal 15-07-07. Di sebuah bioskop sambil nonton Film. Entah film apa saya lupa. Ya waktu itu saya pastinya meminta dia jadi pacar saya, memang tak seindah yang direncanakan. Karena kata-kata manis yang sebelumnya sudah ada di kepala langsung hilang entah kemana, sangkin deg-degan dan gugupnya. Akhirnya, di tengah-tengah menikmati Film dan ngalor ngidul, yang keluar dari mulut hanyalah "Sarah, mau gak jadi pacar Jordy?"

Yang namanya waktu itu saya masih bocah SMP dan cintanya juga masih cinta-cintaan, hubungan ini gak berjalan lama. Hanya beberapa bulan saja. Saya gak tau tepatnya berapa bulan, karena saya lupa kejadiannya kapan saya putus dengan dia. Meskipun saya sudah putus dengannya tapi hubungan saya masih berjalan baik.

Setelah lulus SMP, kita masuk SMA yang berbeda. Saya lebih memilik SMK IT dan dia memilih SMA Swasta di Bogor. Saya kira saya akan satu sekolah lagi dengan dia tapi ternyata tidak. Hehe. Saat SMK saya gak begitu tertarik untuk berpacaran, di karenakan saya gak ada yang cocok menurut saya. Ini di karenakan sebenarnya saya masih ada perasaan sama dia. Saya berharap bisa kembali bersama dia. Komunikasi kita saat itu sempat putus, mungkin karena kesibukan masing-masing. Saya yang sibuk dengan dunia saya dan dia yang sibuk dengan dunia dia.

Tak di sangka dan tak di nyana. Setelah beberapa tahun gak berkomunikasi. Saya sempat SMSan sama dia tapi hanya sesaat saja. Gak berlebihan. Dan berhubung waktu itu bertepatan dengan ulang tahunnya, saya dengan sengaja mengirim ucapan ulang tahun untuknya di tengah malam. Ternyata responnya positif dari dia.

Alhasil, saya kembali pendekatan dengannya. Hingga akhirnya setelah beberapa bulan saya pendekatan. Tak perlu saya jelaskan bagaimana pendekatannya bagaimana. Karena sangat panjang dan penuh dengan lika liku. Hehe. Akhirnya, saya meminta dia untuk menjadi pacar saya lagi. Tepatnya pada 11-1-11. Seperti yang sebelumnya, tak seindah yang direncanakan. Rencana yang sudah saya rancang sidikit berantakan waktu itu. Entah karena apa. Saya berikan dia bunga dan Coklat. Karena sangkin deg-degan dan gugupnya. Akhirnya, setelah saya memberikan itu semua dan setelah ngalor-ngidul gak jelas lagi, yang keluar dari mulut hanyalah "Sarah, mau gak jadi pacar Jordy lagi?"

Sarah seorang penari. Dia ikut sanggar tari. Setahu saya tari yang dia pilih bukan Modern tapi Tradisional. Saya pernah melihat dia menari, memang bagus. Tapi saya bingung dia menari apa, karena saya gak ngerti dengan tarian dia. Hehe. Dan, ternyata dia bercita-cita menjadi Guru bukan penari. Setahu saya memang dia rajin sekali belajar. Ini berbeda dengan saya yang sangat malas untuk belajar.

Sarah juga menyukai RAN, dia menyukai salah satu personil dari RAN. Rayi, kalau saya gak salah. Yah, selera musik memang berbeda-beda. Dia yang lebih menyukai Jazz atau lagu-lagu slow. Saya sendiri lebih menyukai lagu-lagu Metal atau keras. Bukan berarti saya gak suka lagu-lagu Slow. Tapi saya gak tau dia suka Metal atau tidak. Menurut saya sih tidak. Hehe.

Kami jarang bertengkar, meskipun saya suka sedikit kesal kalau dia sedang bermain dengan teman-temannya lalu lama bales SMS saya. Ini disebabkan karena saya khawatir dengan dia. Tapi itu hanya kesel-kesel kecil yang hilang dengan sendirinya.

Saya kurang tahu tentang Keluarga dia karena saya belum pernah bertemu dengan keluarganya. Tapi, yang penting Sarah mau mengerti saya dan saya mengerti dia. Dia mengerti, bahwa saya sayang padanya, dan saya butuh di sayangi juga :p. Banyak pembelajaran hidup yang saya dapat dari dia. Mengutip lagu Maliq & D'Essentials "you’re the one for me".

Udah ah, ternyata lapar juga membuat artikel ini. Doakan kami biar terus berjalan lancar dan hubungan kami baik-baik saja.

Selamat 2 Bulanan ya, sayang :*

Wednesday, March 2, 2011

Diriku, Aku dan Kamu

Diriku adalah aku, yang menulis untuk membaca diriku sendiri.
Diriku adalah aku, yang selalu ingin melakukan sesuatu untukmu, agar kamu dapat tersenyum.
Diriku adalah aku, yang selalu terdapat dirimu di dalamnya.
Diriku adalah aku, yang bisa tahu bagaimana caranya yang benar untuk mengisi hariku, karena mencintaimu.
Diriku adalah aku, yang dimana setiap hembusan nafasku itu menandakan aku mencintaimu. Sampai aku tak tau lg bagaimana caranya bernafas.
Diriku adalah aku, yang tak bisa untuk tidak mencintaimu.
Diriku adalah aku, yang mencintaimu dgn caraku sendiri.
Diriku adalah aku, yang telah berjanji kepada Tuhan untuk membuatmu bahagia.
Diriku adalah aku, yang selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakanmu.
Diriku adalah aku, yang selalu mendoakan kebaikan dan keselamatanmu.
Aku Kamu yg saling mencinta, dgn cara saling menjaga, dalam setiap doa.
Kita adalah dua yang berada di dalam rasa yang sama.


: <-- Aku + ) <-- Kamu. Aku + Kamu = :) <-- Kita

Aku + Kamu = Kita = Satu

Tuesday, February 22, 2011

Ya Beginilah Saya

Sekitar jam 22.00. Nunggu pesan singkat dari pacar. Tapi, mata udah ngantuk. Pengen tidur. Tapi takut nanti tengah malam bangun. Di usahain biar gak tidur. Dengerin mp3. Eh gak taunya malah ketiduran.

Gak taunya bener. Tengah malam. Terbangun. Perut lapar. Kasak kusuk kedapur. Berharap ada makanan. Eh, ternyata ada bihun. Gak mikir panjang. Langsung aja dimakan. Dan sekarang udah kenyang. Pengen tidur lagi. Tapi gak bisa. Ambil sebatang. Nyalain korek. Stel tv. Eh ada green day. Nonton dulu ah.

Acara green day udah selesai. Bertepatan sama habisnya sebatang. Nyoba untuk tidur. Ternyata gak tidur2 juga. Nyari acra tv yg bagus. Tapi gak ada. Bingung mau ngapain. Saya twitteran. Bosen. Akhirnya, matiin tv. Pasang mp3 di hp. Semoga aja ketiduran.

Udah beberapa lagu. Ternyata belum juga bisa tidur. Liat jam. Udah jam 03.00. Iseng buka twitter lagi. Bosen lagi. Saya mengkhayal sebentar. Ahhirnya mata udah mulai ngantuk. Nyoba lagi buat tidur. Dan akhirnya ketiduran juga.

Pasti Anda bingung apa maksud dari tulisan saya? Sama, saya juga bingung dengan apa yang saya tulis. Tapi, ya beginilah yang saya lakukan di tengah malam tadi. Yang membuat saya sedikit kesal karena terbangun di tengah malam. Perut yang lapar cukup membuat saya bingung. Kenapa setiap kali saya lapar saya pasti terbangun di tengah malam? Padahal saya ingin sekali tidur pulas. Dan hal yang paling menyebalkan. Ialah di saat perut udah kenyang tapi masih aja gak bisa untuk ngelanjutin tidur. Padahal besoknya saya harus bangun pagi untuk sekolah.

Ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi beberapa kali. Mungkin inilah salah satu sebabnya kalau saya itu suka males untuk bangun pagi. Atau mungkin karena saya sudah terbiasa begadang? Atau memang pada dasarnya saya itu orang yang di takdirkan untuk malas bangun pagi? Ah, bingung kalau di pikirkan. Dari pada saya nanti tambah bingung dan membuat anda juga bingung. Lebih baik, saya akhiri saja tulisan saya ini hehhe.

Saturday, February 19, 2011

Hari ini, Besok, Atau Mungkin Lusa

Apa di antara kalian ada yang mengetahui kapan ajal tiba? Bisa hari ini, besok, atau mungkin lusa.

Pasti di antara kalian gak ada yang tau kapan ajal tiba. Karena saya sendiri pun gak tau kapan saya akan meninggal nantinya. Karena semua ini sudah di tentukan oleh Yang Maha Kuasa. Hal ini selalalu menghantui di pikiran saya. Saya selalu berpikir kalau umur saya gak akan lama lagi, saya selalu berpikiran akan meninggal besok atau mungkin saja beberapa jam lagi. Pikiran seperti ini muncul setelah saya mengalami kejadian yang pastinya gak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya.  

Kejadian ini sebenernya sudah cukup lama. Saya lupa pastinya kapan. Jadi pada saat itu saya dengan beberapa orang teman, berenang di salah satu tempat di Bogor. Yah gak usah saya sebut juga kan nama tempatnya apa, yang pasti tempat ini salah satu tempat rekreasi air yang sangat popular di Bogor. Sebenernya sih saat itu berenang cuman pengen iseng doang berhubung salah seorang teman saya Orang tuanya bekerja di tempat tersebut, jadi saya bisa masuk gratis ke tempat tersebut. Siapa yang gak mau sih yang di tawarin gratisan. Heehe. 

Jadi saat itu saat saya asik berenang, baru juga datang banget. Tiba-tiba ada seorang teman yang ngajakin saya untuk main Futsal. Kebetulan di tempat tersebut terdapat wahana Futsal air. Dari pada saya BT berenang sendirian gak ada temennya, ya ikutlah saya untuk main futsal. Pertama yang langsung saya pikirkan saat itu adalah licin. Kalau licin yang perlu di waspadai adalah jatuh. Soalnya dilapangan tersebut ada airnya. Ya iyalah namanya juga wahana rekreasi air jadi main futsalpun juga di lapangan yang ada airnya. Udah ah kok jadi ngawur. Hehhe.

Balik lagi ke cerita pengalaman buruk saya. Setelah cukup lama bermain saya berpikiran ternyata cukup aman juga saya main futsal di lapangan yang berair seperti ini. Tapi ternyata, beberapa menit kemudian saya berpikiran seperti itu, munculah hal buruk yang sebenernya sudah saya waspadai di awal tadi yaitu jatuh. Jatuh saya yang satu ini bukan jatuh yang biasa, saat itu saya jatuh dengan bokong terlebih dahulu. Sumpah sakitnya gak ketolongan. Dada saya sesak waktu itu, sulit sekali untuk bernafas. Bersyukurnya ternyata saya masih di kasih kesempatan untuk hidup. Cuma ada bagian di tulang punggung saya ada yang geser waktu itu. 

Nah, mulai dari situ saya mulai berpikiran yang macem-macem tentang hal yang namanya mati. Karena saat itu saya berpikiran kalau saya akan mati saat itu juga. Tentunya saya belum siap mati waktu itu, soalnya sulit untuk mempertanggung jawabkannya nanti. Sholat aja masih jarang-jarang, puasa wajib masih suka bolong, baca Al-quran udah hampir gak pernah, wah pokoknya banyak seklai kewajiban saya yang harus saya jalani di dunia ini dalam segi keyakinan saya. Kalau pada saat itu saya harus mati apa boleh buat. Karena malaikat gak ada pernah kompromi terlebih dahulu untuk mencabut nyawa seseorang. Iya kan? Tapi, kalau nanti saya mati tentunya saya ingin sekali di dampingi oleh orang yang sangat saya cintai dan sayangi. Agar tenang nantinya saya di alam sana. Hehhe.  

Berawal dari kejadian tersebut saya belajar, kalau ternyata ajal itu bisa kapan saja, di mana saja, dan dengan cara apa saja. Sama halnya seperti cinta yang bisa datang kapan saja, di mana saja, dan dengan cara apa saja. Ah, ngawur lagi deh saya. Hehhe.

Yah, kalau kata ustad yang pernah saya denger mah “Di dalam hidup ini kita harus selalu beribadah dan berserah diri kepada Tuhan, agar kelak kalau ajal tiba setidaknya kita telah punya simpanan untuk di pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan” begitu ujarnya.

Udah ah, dari pada nanti saya ngawur gak jelas lagi nantinya. Heheh. 

Pagi Hari

Ku nikmati pagi..
Udara sejuk menyelimuti
Ku lihat pelangi..
Setelah hujan pergi

Ku nikmati pagi..
Dengan segelas kopi
Ku lihat mentari..
Yang terbangun dari mimpi

Indahnya.. Hidup ini..
Ingin selalu ku nikmati

Selamat pagi, pagi hari..
Pasti akan ku nikmati
Selamat pagi, pagi hari..
Awal dari sebuah hari
Ku awali hari..
Dengan semua misi-misi

Aku ingin selalu di bumi ini selamanya
Agar dapat terus ku nikmati

Karangan ini terlintas begitu saja. Kemarin, saat habis begadang. Tidur di pagi hari lalu terbangun di siang hari. Di buat siang hari tapi menulis karangan tentang pagi hari. Aneh memang. Bingung kenapa bisa seperti ini? Sama. hehhe.

Tuesday, February 15, 2011

Bisakah Cowok dan Cewek Tulus Bersahabat?

Kembali saya mengambil kutipan artikel dari Jurnalis Rolling Stone (Soleh Solihun) yang sangat populer dan sayapun cukup ngefans sama dia hheehe.

Pertanyaan itu sering menghantui saya.


Maksudnya, benar-benar bersahabat. Tanpa pretensi. Walaupun memang, yang namanya manusia pasti selalu dihubungkan oleh kepentingan-kepentingan. Kan katanya tidak ada kawan dan lawan abadi. Yang ada, hanya kepentingan abadi.

Tapi, kalau hubungan itu dalam konteks cowok dan cewek, bisakah murni bersahabat tanpa ada daya tarik fisik maupun seksual? Pernah nonton film When Harry Met Sally kan? Di situ Harry bilang, cewek dan cowok tidak bisa berteman. Karena selalu ada daya tarik seksual terlibat.

“Cowok mah nggak pernah kosong,” kata seorang teman cowok.

Maksudnya, ketika cowok berteman dengan cewek, pasti ada maunya. Apalagi kalau kadar pertemanannya sangat dekat. Apalagi kalau si cowok tidak punya pacar. Pasti ada maunya. Itu yang diyakini sebagian besar teman saya. Termasuk saya.

Saya punya sahabat cewek. Dan harus saya akui, ketika di awal saya ingin berteman dengan dia, itu karena daya tarik fisik. Saya pikir dia manis. Makanya, saya senang berteman dengannya. Pernah ada masanya, saya menyukai dia. Bahkan, kunjungan ke kosannya pun, bukan semata-mata mencari teman ngobrol. Pernah ada misi lah.

Saya tidak pernah mengatakan perasaan saya padanya. Di tengah-tengah proses pertemanan kami, dia punya pacar. Plus, saya juga tidak pernah sepenuh hati padanya. Entah apa yang kurang. Perasaan saya, atau keberanian saya. [Belakangan sih, dia tahu juga bagaimana perasaan saya. Setelah saya punya pacar, di suatu hari saya bilang kalau saya pernah suka sama dia].

Itu makanya saya kadang masih suka memertanyakan bisakah cewek dan cowok bersahabat. Saya tidak tahu ya dari sudut pandang cewek. Tapi saya selalu sedikit curiga dengan seorang cowok yang memberi perhatian lebih pada teman ceweknya. Atau, seorang cowok yang mengajak jalan teman ceweknya. Oke lah, mereka mengatakan bersahabat. Tetap saja, saya selalu memandang curiga hal itu. Sekali lagi, apalagi kalau si cowok tidak punya pacar. Mungkin ada tempat kosong yang coba diisi. Bisa merasakan jalan dengan cewek untuk beberapa jam.

“Kalau cewek mah, biasanya lebih tulus dibanding cowok,” kata teman saya lagi.

Pacar saya tadi bilang diajak makan sahabatnya. Lantas, mereka nonton. Saya sih sekarang sudah percaya sama pacar saya. Tapi itu tadi. Kadang saya masih suka curiga sama niat cowok. Makanya, sekarang saya tidak pernah mau janjian makan atau nonton dengan teman cewek berdua saja.

Mungkin juga karena saya tidak kenal baik dengan sahabat pacar saya. Bawaannya jadi sedikit cemburu. Mungkin karena jam terbang saya berpacaran yang baru dua kali, membuat saya kurang santai menanggapi hal ini. Mungkin karena saya tidak punya banyak sahabat cewek. Mungkin karena sebagian besar teman cowok yang saya tanya, mengatakan tidak pernah ada itu cowok yang murni bersahabat dengan cewek.

Atau, mungkin juga karena perut lapar, pikiran saya mulai aneh.

Thursday, February 10, 2011

Beruntung Milih SMK

SMK BISA! Begitulah slogannya.

SMK adalah Sekolah Menengah Kejuruan. Mungkin saya bisa di bilang beruntung masuk SMK. Kenapa bisa di bilang beruntung?

Semenjak lulus SMP sebenernya saya gak ada minat sedikitpun untuk masuk SMK. Berhubung hidup adalah pilihan, saya harus memilih untuk masuk SMA atau SMK. Dan, saya lebih memilih untuk masuk SMA Negri waktu itu. Kerena pikiran saya waktu itu SMA lebih oke dari pada SMK. Walaupun sebenernya Orang Tua saya lebih menyarankan saya untuk masuk SMK aja. Tapi, namanya juga masih anak-anak yang pengennya cuman seneng-senenga doang waktu itu.

Lulus SMP saya putuskan untuk mencoba memilih SMA Negri 4 dan SMA Negeri 10 Bogor waktu. Karena dengan NEM yang gak begitu jelek-jelek amat, saya optimis pasti masuk. Rata-rata NEM saya 8 waktu itu. Jadi, saya optimis pasti diterima di SMA tersebut.

Tapi ternyata semuanya gak sesuai dengan kenyataan. Baru juga beberapa hari saya mendaftar ternyata nilai untuk masuk SMA Negri yang saya coba daftar itu udah diatas dari NEM yang saya miliki. Sial! hehe.

Karena saya gak bakalan masuk di SMA Negri, saya sempet pusing mau di sekolah di mana. Berhubung saya tetep gak mau masuk SMK waktu itu, Ayah saya bilang "Udah kamu masuk pesantren aja". Wah! Kaget saya dengernya, ini serius atau becanda Ayah saya bilang seperti itu. Kalau disuruh milih tentunya saya lebih mending milih masuk SMK dari pada harus masuk pesantren. Sampai sekarang pun saya masih bingung perkataan itu serius atau nggak. Tapi, sudahlah.

Setelah beberapa hari menerima surat kalau saya fix gak masuk SMA Negri yang saya daftar. Saya berada di posisi yang sulit waktu itu. Lagi-lagi harus memillih. Sampai akhirnya saya mulai mencari informasi tentang SMK ke temen-temen saya yang sekolah di SMK. "SMK enak, Jor. Lu bisa langsung kerja. Lagian juga lu punya keahlian kalau masuk SMK" Ujar teman saya yang sekolah di SMK kebetulan dia sekolah di sekolah saya sekarang. Ah, saya mah masih biasa-biasa aja waktu itu, ada rasa ketertarikan tapi cuman beberapa persen doang. Pas saya lagi nongkrong di warnet biasa saya nongkrong, gak sengaja temen saya tersebut lagi ngedesain. Entah ngedesain apa, saya lupa. Nah, dari situlah saya mulai tertarik untuk masuk SMK. Kebetulan temen saya sekolah di SMK IT di Bogor.

Oke saya putuskan untuk masuk ke SMK IT yang temen saya sekolah. Karena saya berpikir track record di sekolah itu bagus, pernah menjuarai sampai tingkat Nasional. Wah Takjub saya didengernya. Kebetulan saya tertarik banget untuk bisa ngedesain. Dan didaftarkan lah saya ke sekolah tersebut.

Berhubung saya tertarik dengan desain dan web saya memilih untuk mengambil jurusan Multimedia. Ternyata gak salah, saya mempunyai keahlian yang mungkin teman saya yang sekolah di SMA gak punya. Walaupun tadinya saya masih menganggap pastinya di SMA lebih seru daripada SMK. Tapi, setelah saya menjalankan sekolah di SMK. Saya mulai merasakan, ternyata saya beruntung masuk SMK kalau di bandingkan dengan teman-teman saya yang masuk ke SMA. Ternyata, pilihan orang tua memang pilihan yang terbaik.

Setelah semakin dewasa, saya mulai berpikir untuk masa depan saya. "Kalau lulusan SMA apa bisa langsung di terima kerja?" Apalagi di jaman sekarang nyari kerja susah banget. "Kalau tau gini mah, mending gue masuk SMK, Jor" Kata teman saya. "Emang kenapa?" Saya bertanya ke dia. "SMA mah gitu-gitu doang, monoton. Gak kaya elu yang udah ngalamin rasanya kerja kaya gimana". Wah, sedikit bangga saya mendengarnya. Terus gak sengaja saya ngobrol sama temen saya yang udah kuliah beberapa hari yang lalu "Beruntung lu Jor masuk SMK, apalagi IT" katanya. "Kenapa emang?" Kata saya. "Lulusan SMA mah susah, harus kuliah dulu. Persyaratan PNS aja sekarang yang di anggap lulusan SMK bukan SMA. Apalagi elu enak IT di jaman sekarang apa coaba yang gak pake komputer". Wah, tambah bangga saya dengernya. Bener juga kata temen saya, di jaman canggih sekarang ini apa coba yang gak serba online hehe.

Yah, seperti yang sudah tadi saya bilang di awal td kalau hidup adalah pilahan, jangan pernah disesali. Saya gak menyesal masuk SMK meskipun saya masih bingung kenapa dengan NEM segitu saya gak bisa masuk SMA Negri hehe.

Tapi, ya sudahlah.

Wednesday, February 9, 2011

Sebentar lagi Hari Valentine (?)

Apa yang kalian di hari Valentine?

Sebentar lagi Hari Valentine atau tepatnya 5 hari lagi. Biasanya saya tidak perduli kalau ada Hari Valentine, tapi sekarang situasinya berbeda setelah saya memiliki pasangan. Karena sebelumnya saya tidak memiliki pasangan, sekalinya punya pasanganpun saya gak sempet untuk merayakan hari tersebut, hehe.

Entah saya gak tau dia suka merakan Hari Valentine atau tidak. Sebenernya saya ingin mencoba merayakannya, tapi saya sendiri tidak biasa merayakan Hari Valentine. Lagian juga saya tidak mengerti apa maksud dari perayaan Hari Vanlentine tersebut. Bahkan merayakan Hari Idul Fitri, Idul Adha atau hari-hari lain pun saja saya menganggapnya biasa-biasa aja. Tak ada perasaan yang berbunga-bunga. Entah karena apa.

Mungkin bagi yang mengerti tentang Hari Valentine adalah Hari Kasih Sayang, tapi yang namanya hari kasih sayang itu bisa kapan saja bukan pas hari itu saja. Kembali lagi, mungkin saya kurang suka merayakan hari. Hari Ulang Tahun saya sendiripun saya anggap biasa-biasa saja. Kerena setiap hari itu adalah hari yang baik dan sama bahagiannya untuk saya. Apalagi kalau ada pacar di samping saya, pastinya bahagia banget, hehe.

Di tambah lagi, sebenernya saya buka tipe pria yang romantis. Memang, saya pernah memberikan bunga ke pacar saya waktu jadian dengannya tapi itu juga saya sempet kebingungan mau ngasih bunga apa. Untungnya ada temen saya yang membantu saya mencarikannya. Apalagi, harus merayakan Hari Valentine ini. Waduh, Kira-kira apa yang harus saya lakukan?

Ehm, disini saya jadi berpikir dan bertanya-tanya. Bagaimana nanti kalau pacar saya kecewa? Ah, sungguh membingung sekali. Apalagi, Karena berhubung saya sekarang sebentar lagi lulus, jadi banyak tugas yang harus saya selesaikan. Dari Uji Kompetensi, Try Out dan Ujian Nasional. Jadi, banyak sekali yang ada di pikiran saya saat ini.

Udah ah jadi bingung sendiri.

Tuesday, February 8, 2011

Pertanyaan dan Pertanyaan (?)

Setiap manusia pasti pernah bertanya-tanya dan dihinggapi dengan banyak pertanyaan dalam hidupnya, termasuk juga saya. Apa? Siapa? Mengapa? Bagaimana? Di mana? Kapan?

Setiap detik, setiap saya memperhatikan sesuatu pasti muncul beberapa pertanyaan di dalam otak saya mau yang disengaja ataupun yang tidak saya sengaja. Seperti contoh pada saat saya melihat orang yang tinggal dijalanan "Apa mereka nyaman tinggal di jalanan?" "Apa mereka punya keluarga?" "Darimana dia mendapatkan makan?", Kemudian saat saya lagi berada di lingkungan pesta "Apa mereka bahagia?" "Kenapa kepesta harus berdandan rapih?", Saat saya berada di stasiun pada saat saya magang dulu di jakarta banyak sekali ekspresi orang yang berbeda-beda. Ada yang ceria, lesu, ataupun sedang bersedih muncul kembali pertanyaan di benak saya "Apa yang membuat mereka begitu ceria, lesu ataupun bersedih?", kemudian suatu ketika ketika saya mengingat yang namanya mati "Kapan ya saya meninggal?" "Siapa yang akan berada di samping saya untuk membimbing saya membaca syahadat?" (tentunya saya mengingkinkan orang yang sangat saya sayangi). Pokoknya banyak lagi deh yang menjadi pertanyaan lain di kepala saya.

Semakin lama setelah saya tumbuh dewasa pertanyaan yang bermunculan semakin banyak dan membingungkan sekali untuk di jawab hehhe. Setuju kan? Di postingan saya yang sebelum-sebelumnya setelah saya fakum dari nge-blog, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan :D.

Sudahlah mungkin inilah gunanya saya hidup untuk mencari pertanyaan tersebut. Atau anda tau jawabannya? Atau, malah anda juga bingung? Sama. Ya Sudahlah kalau Bondan mengatakan dalam lagunya :D.

Kesempatan 'kedua' itu ada?

Sekarang saya mengerti bagaimana caranya mencintai karena sempat dilukai. Dari situlah saya belajar tentang semuanya dan dari situ jugalah saya akhirnya mendapatkan pembelajaran yang sangat amat berharga yaitu 'Jangan pernah menyianyiakan orang yang kamu cintai'. Ketika ada kesempatan tiba kembali, maka saya tidak akan menyianyiakan kesempatan itu terlewatkan lagi karena saya tidak mau kecewa untuk yang kedua kalinya. Mungkin saya bisa dibilang beruntung karena bisa mendapatkan kesempatan kedua, karena mungkin ada beberapa orang yang bilang kalau 'Gak ada yang namanya kesempatan kedua' tapi sepertinya itu tidak berlaku untuk saya :). Terimakasih Tuhan karena engkau telah mengembalikan orang yang amat saya cintai untuk kembali saya miliki, karena dia telah memberikan warna dan pengaruh yang sangat berarti untuk diri saya :).
#11111 :)

Saturday, February 5, 2011

Tidak Ada Tapi

Ini merupakan salah satu tulisan yang saya ambil dari blognya Soleh Solihun yang menurut saya ini memang benar adanya :D.

Bagaimana kamu tau kamu telah bertemu orang yang tepat?

Ini, tentu saja pertanyaan untuk yang sudah punya pasangan. Mungkin pertanyaan seperti itu pernah terlintas di benak. Apakah dia orang yang tepat? Apakah saya tidak akan tertarik lagi kepada perempuan/lelaki lain? Apakah saya tidak salah pilih?

Rasanya saya punya jawaban untuk semua pertanyaan itu. Bagaimana salah satu cara untuk mengukur apakah kita sudah bisa puas dan menerima hubungan yang sedang kita jalani dengan seseorang. Dan saya sampai pada satu kesimpulan.

Saya tau pacar saya orang yang tepat. Dan saya tidak tertarik lagi untuk mencari yang lebih baik. Dia yang selama ini saya cari, karena saya sudah tidak lagi menemukan kata tapi. Coba kamu tanyakan pada dirimu sendiri. Apakah kalimat seperti ini masih terlintas di benak?

Pacar saya sayang saya, tapi dia sering menyebalkan.
Pacar saya cakep, tapi coba kalau rambut dia lurus alami, tidak dibonding.
Pacar saya oke, tapi dandannya kurang bagus.
Pacar saya cantik, tapi dia kurang pintar.
Pacar saya baik, tapi dia kurang memperhatikan saya.
Pacar saya pintar, tapi dia kurang cantik di mata saya.
Pacar saya pantatnya oke, tapi dadanya kurang.
Pacar saya dadanya oke, tapi pantatnya kurang.
Pacar saya oke, tapi saya masih teringat mantan.
Pacar saya oke, tapi dia kurang asik diajak ngobrol.
Pacar saya oke, tapi saya jadi tidak bebas bergaul.
Saya sayang dia, tapi keluarganya tidak menyenangkan.
Saya sayang dia, tapi saya tidak nyaman ada di sekitar teman-temannya.
Saya sayang dia, tapi status ekonomi dia lebih baik.
Saya sayang dia, tapi sepertinya rasa sayang dia tidak sebesar saya.
Saya sayang dia, tapi sepertinya dia masih teringat mantannya.
Saya sayang dia, tapi saya malu kalau jalan bersama dia.
Saya sayang dia, tapi saya masih curiga setiap dia cerita soal laki-laki lain.
Saya sayang dia, tapi kalau ada yang lebih baik sih, kenapa tidak?
Saya sayang dia, tapi secara fisik dia kurang menarik.

Dan sekian banyak tapi yang lain. Teori saya, ketika sudah tidak ada lagi kata tapi, berarti kamu telah bertemu dengan yang kamu cari. Ada kata tapi, berarti kamu masih belum puas. Memang, manusia tidak akan pernah puas. Tapi dalam hal mencari pasangan, kalau kamu terus merasa tidak puas, kamu tidak akan pernah menemukan yang kamu cari.

Maaf. Bukan bermaksud menggurui. Hanya ingin berbagi. Boleh setuju. Boleh tidak.

Sepertinya kata tapi ini tidak berlaku untuk saya, karena saat ini saya telah yakin dan tidak ada kata TAPI untuk pasangan saya :)

Wednesday, February 2, 2011

Ke pantai bersama kawan-kawan

Disini saya ingin sedikit bercerita tentang liburan saya dan teman-teman di pantai hehee.

Oke, waktu itu kalau gak salah hari Sabtu, 22 Jan. Sebenernya waktu saya gak berniat untuk jalan-jalan ke pantai waktu itu, tapi berhubung teman saya menajak saya untuk pergi saya mah sih ayo ayo aja (kapan lagi ke pantai :D). Jadi waktu itu saya lagi Latihan Band di Studio tiba-tiba ada seorang teman saya dateng terus dia mengajak saya untuk jalan-jalan.
B: "Jor, ikut gak?"
J: "Kemana?"
B:"Udaaah ikut aja dulu, mau gak?"
J: "Gue mah ayo-ayo aja hehhe"

Oke, setelah latihan saya sama band saya selesai sayapun langsung bergegas pergi ke rumah temen saya sama Ajis. Pas sampai di rumah temen saya ternyata disana udah pada ngumpul (ada Benny, Yana, Adit, Ableh, Yonkgin, Eboy, Chaky, Indah, Icha) dan saya pun yang penasaran pada mau kemana langsung nanya ke salah seorang temen saya Yana "Mau pada kemana, Boy?". "Kita ke pantai, Jor" ujar temen saya. "Wah ajeeb amat nih ke pantai haha" kata saya (walaupun sebenernya saya lagi kurang enak badan waktu itu :D). Oke berangkatlah saya menuju pantai.

Di perjalanan banyak momen-momen yang cukup lucu, tapi kalau saya ceritakan cepe juga saya ngetiknya hehhe. Oke, setelah saya sampai di Karang Hawu sekitar jam 4 pagi kalau gak salah hehe. Saya langsung keluar dari mobil untuk istirahat dan menghirup sedikit udara pantai (suumpah, rasa cape saya yang sungguh luar biasa dikarenakan duduk di mobil sekitar 4jam-an sambil desek-desekan sama yang lain :D). Saat itu saya belum sempet ngeliat pantainya dikarenakan masih gelap langit waktu itu, yaah terpaksa saya cuman bisa duduk santai sambil ngerokok hehe. Pas langit udah sedikit terang dan matahari udah terbit saya udah bisa sedikit melihat pantai (jujur saya udah lama gak ke pantai :D).

Pagi udah menjelang, sekitar jam 7 atau 8an saya berniat untuk tidur waktu itu (karena ngantuk banget belum tidur :D) tapi baru juga tidur sebentar sekitar 10 menitan (itu juga gk nyenyak) ternyata teman-teman saya ingin jalan-jalan di sekitar pantai tadinya saya gak tertarik untuk ikut tapi ternyata tetep gak bisa tidur saya (terpaksa dari pada saya sendirian yah saya ikut aja dengan mereka :D). Apeeees, ternyata ban mobil kempes, bingung mau nambel dimana disini coba untuk nyari ban cadangannya dan ternyata ada tapi tetep kita kebingungan karena gak ada yang bisa ngeganti ban mobil hehe. Yaah terpaksa saya nunggu agaa siangan buat nyari bantuan hehe.

Udah agak siangan (masih belum tidur) saat itu ban mobil udah digantin sama bapak-bapak (saya gak tau namanya siapa tapi terima kasih banya pak atas jasanya hehe). Saya bergegas dari Karang Hawu ke daerah yang saya lupa apa namanya :D untuk berenang, soalnya di Karang Hawu kurang enak untuk berenang kata temen saya.

Sampailah saya di tempat tersebut (masih belum tidur) sebenernya saya ngantuk+ cape banget waktu itu tapi dari pada percumah saya ke pantai tapi gak ngerasain main air laut yaudah sayapun ikut main air bersama teman-teman. Seeeru juga ternyata berenang di pantai, main-main sama ombak :D tapi gak sengaja pas lagi berenang saya ngerasain air laut (di sini saya bertanya-tanya sendiri "Kenapa air laut asin yah?" hehe). Okelah abaikan saja pertanyaan bodoh saya itu :D. Berhubung waktu itu cuaca udah panas banget saya putusnkan untuk selesai berenangnya, saya bilas di kamar mandi (bayangin 3 orang dalam 1 kamar mandi hahah). Dikarenakan saya gak ada persiapan untuk ke pantai dan teman-teman saya ternyata juga sama terpaksa yang tadi berenang kecuali Yana harus gak pake Celana Dalem (Benny, Adit, Yonkgin, Ableh, termasuk saya juga. Tadinya sebenernya ini gak mau saya tulis karena aib :D, tapi Benny bilang suruh di tulis yaudah saya tulis hehhe :D).

Okee, selesai pada mandi langsung aja saya bergegas untuk pulang lagi ke Bogor (masih belum tidur). Setelah diperjalanan ternyata teman saya memutuskan untuk pulang lewat Cikidang (kalau gak salah) tadinya berniat untuk lebih cepet nyampe karena lewat sana lebih cepat katanya. Tapi berhubung jalan di sana Lika Liku dan tanjakannya memiliki kemiringan sekitar 70 derajat, ternyata pas tanjakan pertama berhasil (saya pikir kuat deh nih mobil, soalnya di mobil waktu itu 11 orang hehe), tapii pas di tanjakan kedua yang lebih parah dari tanjakan pertama entah kenapa ternyata mobil yang saya naikin gak kuat (hampir nyusruk ke jurang karena mobilnya waktu itu mundur lagi haha) akhirnya kita putuskan waktu itu untuk kaum pria untuk turun (karena kasian juga kalau wanita di suruh jalan hehe). Belum selesai ceritanya, saya pikir tanjakannya deket tapi ternyata jaauuh juga untuk menuju mobil lagi di ataas (saat itu saya belum tidur+capee+lagi harus jalan di tanjakan yang cukup jauh. cukup jugalah penderitaan saya hehe). Setelah berjuang sekuat tenaga menuju mobil gak sengaja saya ketemu sama bule yang lagi lari cuman pake celana dalem doang (saya yang lagi kecapean cukup dihibur sama tuh bule, lagian juga paaarah tuh bule panas-panas lari haha), jalan menuju mobil sambil ketawa-katawa gak kerasa sampe juga saya :D.

Oke dikarenakan saya capee banget ( dan masih belum tidur) saya istirahat sebentar di pinggir jalan buat makan dulu (dibayarin kenapa harus ditolak ehhe). Sekitar setengah jam di sana diputuskan kembali untuk melanjutkan perjalan pulang menuju Bogor, disini saya maksudkan untuk ditidur di mobil karena mungkin bisa nih tidur sebentar (kan lumayan 3jaman tidur hehe). Taaapi ternyata tetep gaak bisa tidur, di karenakan ada seorang temen saya yang nyanyi-nyanyi gak jelas dan gak karuaan (entah karena dia mau jadi penyanyi gak sampean atau entah kenapa, saya juga gak ngerti hehe). Yaaah saya coba untuk meremin mata aja deh kalau gitu walaupun sebenernya mata ngantuk banget (berharap biar cepet nyampe rumah :D) tapi lagi-lagi ternyata pas udah sampe daerah Lido maceet panjang (ternyata harapan saya gak sesuai dengan kenyataan hehe). Setelah beberapa jam dilalui saya sampai juga di Bogor (udah sedikit tenang deh tuh hehe), tapi saat itu karena mobil mau nganterin temen saya sedangkan saya pengen cepet-cepet nyampe rumah terpaksa saya putuskan bersama Benny dan Ajis untuk naik angkot menuju rumah, sayapun turun aja di Ekalokasari :D.

Okee akhirnya saya berpisah di Ekaloasari, sayapun naik angkot menuju rumah Adit waktu itu dikarenakan motor Ajis ada di sana waktu itu hehe :D. Setelah ngambil motor sayapun minta dianterin ke rumah sama si Ajis (daripada lama lagi :D). Tibalah di rumah, dengan rasa Cape+Ngantuk+Pegel pokoknya segala macem ada deh hehe). Langkah pertama yang saya lakukan setelah sampai rumah ialah nge-cass hp karena waktu itu hp saya mati dan pengen ngabarin sama kekasih saya (Ny Sarah Destia Balzar :D) kalau saya udah sampe rumah karena pasti dia nunggu kabar dari saya heheh :D.

Teerimakasih kawan atas jalan-jalannya, sumpaah banyak banget pengalaman waktu itu hhehe :D



Ini salah satu foto yang tersisa dipantai, gak tau yang lainnya kemana nanti kalau ada saya edit deh artikel ini hehe

Kembali..

Setelah sekian lama saya tidak mengupdate blog saya yang satu ini, kali ini saya mencoba kembali. Karena berhubung sekarang saya lebih sering Facebookan dan Twitteran saya jadi melupakan untuk mengupdate Blog saya ini (untung aja saya masih inget akunnya) :D. Sedikit cerita dari saya kenapa saya ingin nge-blog lagi. Jadi, waktu saya lagi twitteran saya sedikit penasaran sama blognya "Soleh Solehun" editor majalah Rolling Stone Indonesia, saya mulai sedikit membaca blog dia dan teryata setelah saya melihat cukup membuat saya tertarik untuk nge-blog lagi hehe.